PURWOREJO, Aris Himawan dipercaya kembali untuk melanjutkan kepemimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purworejo periode tahun 2026-2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Purworejo Tahun 2026 di Aula Hotel Ganesha Purworejo, Sabtu (7/11/2026).
Konferkab dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Dinkominfostasandi) Kabupaten Purworejo, Ganis Pramudito, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana bersama jajaran pengurus. Lepot Agus Manto dari Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo juga turut hadir dalam acara tersebut.
Pada Sidang Pleno Konferkab yang dipimpin Ketua bersama Bidang Oranisasi PWI Jawa Tengah diketahui ada sebanyak 23 peserta dan undangan yang menandatangani daftar hadir. Sementara jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Konferkab yang memiliki hak suara sebanyak 15 orang.
Salah satu syarat calon Ketua PWI yakni memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Madya. Pada kesempatan itu, dari empat orang pemegang sertifikat kompetensi Madya, hanya Aris Himawan yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua. Seluruh peserta pun sepakat memberikan madat kepada Aris HImawan untuk memimpin PWI Purworejo.
Usai musyawarah, Ketua PWI Purworejo terlilih langsung dikukuhkan oleh Ketua PWI Jawa Tengah dengan simbolis penyerahan bendera pataka PWI.
Pada kesempatan itu, Aris menyampaikan kesiapannya menerima amanah dan menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya. Ia juga berkomitmen menyusun serta melaksanakan program kerja yang memberikan dampak positif bagi organisasi maupun insan pers di Purworejo.
“Siap menerima mandat ini dan akan menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya. Kami juga akan menyusun dan menjalankan program kerja yang bisa memberikan dampak positif ke depannya,” ungkap Aris.
Ketua Panitia Konferkab, Budi Agung Jatmiko, menyebut Konferkab PWI Purworejo Tahun 2026 mengusung tema “Menguatkan Organisasi, Menjaga Masa Depan Pers dan Demokrasi”. Menurutnya, menguatkan organisasi memuat semangat konsolidasi, profesionalisme, soliditas, dan regenerasi organisasi.
Menjaga Masa Depan Pers memuat komitmen PWI dalam menghadapi perubahan teknologi, tantangan media digital, serta tuntutan profesionalisme jurnalistik. Sementara Menjaga Demokrasi menegaskan peran pers sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial.
“Selain penyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus serta pemilihan ketua dan pengurus, Konferkab kali ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran PWI dalam berperan aktif menghadirkan pers yang independen, berimbang, profesional, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya mengawal demokrasi serta mendukung pembangunan Kabupaten Purworejo,” ujar Agung.
Adapun Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana berharap kepemimpinan baru mampu membawa PWI Purworejo semakin berkembang. Pihaknya juga berharap PWI dapat tumbuh menjadi organisasi yang semakin matang sekaligus menjadi wadah bagi wartawan profesional di Kabupaten Purworejo.
“Kepemimpinan organisasi ke depan diharapkan mampu memperkuat soliditas anggota serta meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.
Harapan senada disampaikan Kepala Dinkominfostasandi Purworejo, Ganis Pramudito, saat secara resmi membuka Konferkab PWI Purworejo 2026.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi terhadap keberlangsungan organisasi PWI Purworejo yang dinilai berjalan baik dan konsisten dalam mewadahi para wartawan. Apalagi, PWI selama ini menjadi organisasi profesi bagi wartawan yang memiliki kompetensi dan telah mengikuti jenjang kompetensi wartawan yang diakui Dewan Pers, mulai dari tingkat muda, madya hingga utama.
“Melalui konferkab ini, kami berharap kepengurusan baru PWI Purworejo dapat melanjutkan peran organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, menjaga profesionalisme, serta memperkuat kontribusi pers bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dia)

















































Comment