PURWODADI, Kehadiran Ustad Handy Bonny, pendakwah muda asal Bandung di Masjid Al Fatih Purwodadi, Purwodadi pada Sabtu (7/11/2026) malam membawa pencerahan bagi jemaah serta warga. Ustad yang dalam penyampaian materinya seperti KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) ini menekankan pada kecintaan kepada Allah semata.
“Sebetulnya permasalahan manusia itu salah dalam menempatkan cinta. Jadi salah menempatkan cinta, bisa bermasalah kehidupannya. Kalau benar menempatkan cintanya, Insya Allah akan mendapatkan kebenaran dalam kehidupannya. Kebahagiaan itu didapatkan dengan kita menempatkan kecintaan yang baik dan benar kepada Allah SWT,” katanya di hadapan ratusan jemaah yang memadati masjid berlantai 2 tersebut.
Menurutnya, mencintai itu wajib, sedangkan dicintai adalah bonus. “Jika kita mencintai Allah dan rasul-Nya, Insya Allah kita akan mampu mengendalikan kecintaan kita terhadap apapun yang ada di dunia ini insya Allah, baik ke pasangan, anak, masyarakat, ataupun kepada kebiasaan,” lanjutnya.
Kepada jemaah, Ustad Handy Bonny bercerita tentang perjalanan hidupnya. Menikah tahun 2012 kemudian bertobat dan mulai berdakwah, ternasuk merangkul teman-temannya agar hidup di jalan Allah.
“Hidup kita ataupun yang kita biasa disibukkan Insya Allah, sehingga kita akan menjalaninya penuh dengan rasa tanggung jawab. Jujur dan juga nilai-nilai kebaikan yang Allah dan rasulnya perintah, Insya Allah hidup kita berkah,” katanya.
Adapun perjalanannya menuju Masjid Al Fatih bertujuan menjalin silaturahim antara komunitas dakwah dan juga masjid-mesjid untuk kembali menyemarakkan kajian-kajian bagi anak muda serta masyarakat sekitar. Selain juga untuk menjadikan masjid kembali menjadi tempat berkumpul masyarakat dan pusat kebaikan.
“Saya mengajak terutama anak muda untuk mencintai masjid, sehingga Insya Allah kita bisa memperbaiki moralitas di masyarakat dengan dimulai dari masjid. Insya Allah kita akan berusaha memperbaiki Indonesia,” ujar Ustad Handy Bonny.
Dirinya berharap rangkaian dakwah ini dapat mengikat silaturahmi, saling mengenal dan bertumbuh berkembang bersama. Disampaikannya bahwa kegiatan kali ini merupakan safari dakwah di Jawa Tengah, termasuk di Yogyakarta.

Al Fatih merupakan masjid ketiga yang didatangi Ustad Handy Bonny dan baru sekali ini ke Purworejo. Ia pun memuji Masjid Al Fatih yang menurutnya sejuk, nyaman, dan fasilitasnya sangat memadai. Dirinya kembali berharap agar masjid ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak muda dan juga warga sekitar.
“Mudah-mudahan ada kegiatan lanjutan yang bisa bermanfaat di sini yang bisa dikolaborasikan,” pungkasnya.
Adapun Ketua Yayasan Jemaah Amal Jariyah atau Adnan Ibrahim Foundation, Peni Setiawati menyatakan rasa syukur Ustad Handy Bonny bisa hadir dan memberi tausiah di Masjid Al Fatih.
Melalui materi yang disampaikan, dirinya berharap masyarakat dapat menjalani kehidupan itu bisa menjadi lebih tenang, saling membantu dengan penuh. Menurutnya, hal tersebut seusai dengan cita-cita almarhum Adnan Ibrahim yang tak lain adakah suaminya sebelum meninggal dunia.
“Beliau dulu bercita-cita masjid ini bisa menjadi penggerak di tengah masyarakat untuk menuju ridho, rahmat dan cinta Allah SWT. Masjid ini 24 jam dibuka, tidak pernah ditutup dan karena ingin menjadi sarana belajar juga dilengkapi dengan Wi-Fi 24 jam. Sehingga anak-anak SMP dan SMA yang ingin belajar tapi tidak punya Wi-Fi di rumah, bisa datang ke masjid ini,” kata Peni.
Melalui forum pengajian seperti ini ia berharap dapat melembutkan hati warga masyarakat dan dimudahkan langkah kakinya ke masjid. “Harapannya dengan hadirnya ustadz-ustad di masjid ini bisa memberikan tidak hanya warna di dunia, tapi juga menjadikan ruang batin dari masyarakat agar diiisi dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah,” katanya.
Hadirnya Ustad muda Handy Bonny pun diharapkan dapat memberikan warna yang lebih baik untuk masyarakat di Purwodadi pada khususnya. Termasuk melalui berbagai kegiatan donasi yang dilakukan pihak masjid Al Fatih.
Hadirnya Ustad muda Handy Bonny pun diharapkan dapat memberikan warna yang lebih baik untuk masyarakat di Purwodadi pada khususnya. Termasuk melalui berbagai kegiatan donasi yang dilakukan pihak masjid Al Fatih, untuk masyarakat terdampak bencana di NTT dan Aceh Tamiang.
Selain ratusan jemaah, pengajian ini juga dihadiri Camat Purwodadi Veny Yudha Apriyani yang mewakili Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi. (Dia)

















































Comment