PURWOREJO, Bagi PT Permodalan Nasional Madani (PNM), membantu keluarga prasejahtera tidak cukup hanya dengan memberikan akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha.
Lebih jauh, PNM ingin memastikan bahwa manfaat pemberdayaan dapat dirasakan hingga ke generasi berikutnya, salah satunya melalui dukungan pendidikan bagi anak-anak nasabah.
Komitmen tersebut diwujudkan PT PNM Persero melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Purworejo.
Selain mendampingi nasabah Mekar dalam mengembangkan usaha, PNM secara rutin memberikan Beasiswa Pendidikan Anak Nasabah ULaMM dan Mekaar kepada putra-putri nasabah yang berprestasi.
Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk perhatian PNM terhadap masa depan keluarga nasabah. Setiap tahunnya, bantuan pendidikan diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan biaya sekolah sekaligus memberikan ruang yang lebih besar bagi anak-anak nasabah untuk terus mengejar pendidikan dan cita-citanya.
Bagi keluarga yang tengah berjuang membangun kehidupan melalui usaha ultra mikro, pendidikan anak merupakan bagian penting dari harapan tersebut. Karena itu, dukungan beasiswa tidak hanya dimaknai sebagai bantuan biaya pendidikan, tetapi juga sebagai upaya untuk membuka kesempatan agar anak-anak nasabah dapat memiliki masa depan yang lebih baik.
Salah satu nasabah PNM Mekaar penerima manfaat, Yatinah mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih beasiswanya PNM, sangat membantu untuk pendidikan anak saya,” ujar Yatinah.

Kisah tersebut menggambarkan bagaimana pemberdayaan PNM berupaya menjangkau kebutuhan keluarga secara lebih utuh.
Ketika nasabah mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan untuk mengembangkan usaha, anak-anak mereka juga mendapatkan dukungan untuk terus menempuh pendidikan.
Pendekatan tersebut berjalan beriringan dengan program pemberdayaan usaha yang digelar secara rutin setiap triwulan.
Nasabah PNM Mekaar mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pemanfaatan digitalisasi pemasaran, hingga pengembangan produk usaha mikro.
Pemimpin Cabang PNM Purworejo H. Totok Suharta mengatakan, kehadiran PNM memang dirancang untuk lebih dari sekadar pembiayaan. Pendampingan usaha, perhatian terhadap pendidikan keluarga nasabah, hingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.
“PNM lahir dan hadir untuk memberdayakan. Pembiayaan modal usaha adalah pintu masuk, namun inti dari pelayanan kami adalah pendampingan berkelanjutan, kepedulian terhadap pendidikan keluarga nasabah agar satu keluarga tumbuh bersama,” ujar Totok dalam release Rabu (12/8/2026).
Msnurutnya, melalui pendekatan tersebut PNM ingin membangun dampak yang tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.
“ketika seorang ibu nasabah semakin berdaya mengembangkan usaha dan anaknya memiliki kesempatan untuk terus bersekolah, di situlah pemberdayaan dapat menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi,” pungkasnya. (Ita)








































































Comment