PURWOREJO, Ratusan kicau mania atau penggemar burung berkicau, baik lokal maupun luar daerah, antusias mengikuti ajang Lomba dan Pameran Burung Berkicau Piala Bupati Purworejo Cup Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di kawasan Alun-Alun Purworejo, pada Minggu (19/7/2026).
Mereka datang dari berbagai komunitas pecinta burung kicau yang berasal dari Purworejo, Magelang, Kebumen, Yogyakarta, Temanggung, Solo, Purbalingga, Wonosobo, Semarang dan bahkan dari Lamongan Jawa Timur. Sebanyak 10 juri pun didatangkan dari berbagai daerah.
Tak hanya ratusan peserta, masyarakat Purworejo terutama para penggemar burung pun antusias datang memenuhi area lomba yang berada di sebelah selatan Alun-Alun Purworejo. Mereka datang untuk menyaksikan lomba dan kicauan burung dari para peserta.
Puluhan jenis burung diperlombakan dalam lomba berskala regional tersebut. Mulai dari burung murai, kenari, cucak, kacer, cendet, love biru, hingga branjangan. Selain itu juga diperebutkan berbagai tropi lomba. Seperti Tropi Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Staf Alhi, Kepala Dinas, Purworejo, dan Berirama.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Penyelenggara, Anang Al Imron. Ia menyebutkan, untuk kategori Tropi Bupati peserta membayar uang pendaftaran atau tiket sebesar Rp560 ribu.
“Untuk Tropi Wakil Bupati Rp360 ribu, Sekda 260 ribu, Staf Ahli Rp160 ribu, Kepala Dinas Rp110 ribu, Purworejo Rp80 ribu, dan Berirama Rp60 ribu,” jelas Anang di tengah perlombaan yang berlangsung hingga petang menjelang.
Ia menjelaskan, untuk kategori Tiket Bupati diikuti 16 gantangan, Wakil Bupati 26, Sekda 36,
Staf ahli 36, Kadin 48, Purworejo 60. Selain tropi atau plakat, setiap juara pada masing-masing kategori mendapatkan hadiah uang tunai.

“Satu kategori diambil empat pemenang. Khusus untuk juara 1 Kategori Bupati mendapatkan hadiah tambahan sepeda listrik,” jelas Anang.
Menurutnya, lomba ini digelar selain sebagai wadah silaturahmi para kicau mania, juga untuk menyalurkan hobi dan meningkatkan prestasi secara sportif.
Tak hanya itu, lomba ini juga bertujuan untuk mendorong pemeliharaan burung berkicau melalui penangkaran yang bertanggungjawab. Serta sebagai ajang pencarian burung-burung berkualitas untuk dapat mengikuti lomba yang lebih tinggi lagi levelnya.
Anang menandaskan bahwa nantinya lomba ini akan dijadikan ajang nasional sehingga dapat lebih mengenalkan Purworejo di mata para kicau mania Nusantara. Menurutnya, ini merupakan sejarah pertama ada lomba Kicau Mania di Alun-Alun Purworejo yang didukung oleh Bupati.
Pihaknya pun mengapresiasi Pemda Purworejo yang telah mendukung kegiatan seperti ini. Hal ini menurutnya, selain dapat menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM, juga menjadi media promosi Kabupaten Purworejo sebagai daerah yang ramah terhadap kegiatan olahraga, seni, dan hobi masyarakat.
Adapun Bupati Yuli Hastuti usai membuka acara menyebutkan, kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian burung dan lingkungan. “Hobi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam,” pesannya.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang positif, kreatif, dan mampu memberikan manfaat bagi daerah. (Dia)



































Comment