PURWOREJO, Paguyuban Pensiunan Brigade 17 Tentara Pelajar telah memprakarsai berdirinya SMAN 1 Purworejo pada tahun 1954. Sebelumnya, dari 21 pahlawan Tentara Pelajar Brigade 17 yang gugur pada pertemuan tahun 1945 sampai 1949, enam diantaranya dimakamkan di Desa Wareng, Butuh.
Sebagai upaya mengenang jasa Tentara Pelajar Brigade 17, SMAN 1 Purworejo mengadakan Napak Tilas 20 Km pada Minggu (8/11/2026). Napak Tilas dilakukan dengan cara long march berjalan kaki mulai dari Taman Makam Pahlawan (TMP) di Desa Wareng, Butuh menuju Lapangan Alun-alun Kota Purworejo yang jaraknya 20 kilometer lebih.
Ketua Umum Paguyuban Alumni SMAN 1 Purworejo (Muda Ganesha/MG), Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo melalui Koordinator kegiatan, Bernat Luhur Panuwun menjelaskan,
tema kegiatan Napak Tilas Tentara Pelajar Purworejo tahun 2026 ini adalah ‘Meneladani Patriotisme Tentara Pelajar guna Mewujudkan Generasi Emas Indonesia’.
Bernat menyebutkan, Napak Tilas ini dilakukan sebagai upaya menanamkan nilai patriotisme, ketangguhan, dan jiwa pantang menyerah dari Tentara Pelajar kepada generasi muda atau pelajar saat ini di Purworejo. Tujuannya agar menjadi Generasi Emas yang unggul, cerdas, sehat, berkarakter kuat, dan menguasai teknologi maju.
“Tujuan dari Napak Tilas ini adalah untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan RI, khususnya pejuang Tentara Pelajar Purworejo. Selain itu juga untuk mewariskan jiwa nasionalisme Tentara Pelajar bagi generasi muda dan pelajar saat ini, serta mendukung kegiatan pariwisata di daerah. Disamping juga meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” kata Bernat saat dihubungi pada Kamis (22/10/2026).
Untuk mendukung kegiatan Napak Tilas Tentara Pelajar, terlebih dahulu dilakukan perbaikan dan pengecatan ulang TMP Wareng pada Senin, 12 Oktober 2026. Juga ziarah dan doa bersama untuk para pahlawan di TMP Wareng oleh pengurus MG dan perwakilan panitia.
Adapun kegiatan inti, lanjut Bernat, yakni napak tilas berupa long march atau jalan kaki sepanjang 20 km menelusuri rute gerilya Tentara Pelaiar di Purworejo mulai dari TMP Tentara Pelajar di Desa Wareng, Butuh sampai Lapangan Alun-alun Kota Purworejo.
Long march dilakukan berkelompok, satu kelompok terdiri atas 10 orang, dengan kostum baju pejuang Tentara Pelajar. “Peserta kelompok akan dilombakan dari segi kostumnya dan dari segi yel-yel kelompok,” imbuh Bernat.
Terkait peserta napak tilas, Bernat menyebutkan bahwa panitia menargetkan 1.000 orang. Peserta long march berasal dari siswa pelajar SMAN 1 Purworejo sebanyak 34 kelompok atau 340 orang, pelaiar SMA/SMK/MA/pesantren se-Kabupaten Purworejo sebanyak 30 kelompok berjumlah 300 orang.
Berikutnya perwakilan MG semua angkatan 10 kelompok atau 100 orang. Juga perwakilan Karang Taruna dari 20 desa yang dilewati Napak Tilas, ada 20 kelompok atau 200 orang. Juga perwakilan komunitas masyarakat sebanyak lima kelompok atau 50 orang. (Dia)
















































Comment