PURWOREJO, Nama pengusaha asal Purworejo, Lilik Budi Supriyanto (LBS) turut disebut sebagai salah satu orang yang terlibat dalam kasus OTT Bupati Pemalang, Anom Widiyanto oleh KPK pada Rabu (28/7/2026). Dalam kasus ini Bupati Anom Widiyanto diduga menerima uang yang berhubungan dengan proyek di lingkungan Pemkab Pemalang. Selain itu, kasus ini juga melibatkan oknum staf administrasi KPK Setya Budi Dias Oktavianto (SBD), anak LBS yang diduga melakukan pemerasan.
Berikutnya, dari hasil pemeriksaan secara intensif terhadap 21 orang yang diamankan, KPK menetapkan empat tersangka. Tiga diantaranya yakni Bupati Pemalang, pengusaha LBS, dan anaknya, SBD.
Dalam kasus ini, menurut penuturan KPK, Bupati Pemalang menyerahkan uang sebesar Rp 1,2 miliar kepada LBS untuk diserahkan kepada anaknya yang menjadi staf pegawai KPK. Uang tersebut digunakan untuk.menyelesaikan kasusnya di KPK. Namun hal tersebut tersendus KPK yang akhirnya melakukan OTT kepada Bupati Pemalang pada Rabu (29/7/2026).
LBS selama ini dikenal sebagai pengusaha sukses di Purworejo. Berbagai bisnis dilakukannya, termasuk bekerjasama dengan beberapa pihak mendirikan toko waralaba.
Selain itu, LBS yang kini berusia 72 tahun ini juga dikenal dekat dengan awak media.
Tak hanya itu, LBS juga dipercaya menjadi Ketua FKPPI Purworejo periode 2023-2028. Meski demikian, Sekretaris FKPPI Suyadi tidak tahu menahu terkait kasus yang menimpa LBS.
“Saya malah baru tahu ini dari njenengan njenengan ini,” kata Suyadi yang ditemui sejumlah awak media di rumahnya di Kelurahan Pangenjurutengah pada Kamis (30/7/2026) siang.
Suyadi menyebutkan, komunikasi terakhir dengan LBS dilakukan saat akan mengikuti pelantikan PPM pada Sabtu lalu. Hal itu karena dirinya diminta untuk mewakili LBS pada acara yang diselenggarakan di Sulthan Kafe tersebut.
Suyadi pun menyebutkan bahwa ada aturan dalam AD/ART yang mengatur bila pimpinan terlibat kasus. Meski begitu ia menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan LBS tidak ada sangkut pautnya dengan jabatannya di FKPPI.
“Saya kenal baik dengan beliau. Beliau juga orang baik. Tapi kejadian ini adalah di luar kepengurusan beliau di FKPPI,” pungkas Suyadi. (Dia)



































Comment