BERITA
Home / BERITA / Hadapi Era Masyarakat dan Generasi ‘Semau Gue’, Puluhan Guru di Purworejo Dibekali Pemahaman Hukum dan Kode Etik Profesi

Hadapi Era Masyarakat dan Generasi ‘Semau Gue’, Puluhan Guru di Purworejo Dibekali Pemahaman Hukum dan Kode Etik Profesi

PURWOREJO, Saat ini, guru hidup di era generasi dan masyarakat semau gue. Artinya saat murid diberi tahu atau dinasihati guru, kalau hatinya tidak lapang, bisa jadi musuh. Tidak hanya muridnya, guru bahkan bisa jadi musuh masyarakat.

Bahkan saat seorang guru melakukan kesalahan, dirinya seperti berada di akuarium. Mulai tetangga sampai lembaga lain melihat. Bahkan salah kecil dibesar-besarkan. Tapi begitu berbuat baik dianggap hal yang biasa atau lumrah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Irianto Gunawan saat menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Hukum dan Kode Etik Guru di Aula Gedung PGRI, Rabu (4/11/2026).

Lebih lanjut Irianto Gunawan menyebutkan, sosialisasi dilakukan agar para guru di Kabupaten Purworejo dapat memahami regulasi UU Guru. “Disamping untuk mengingatkan guru terkait regulasi UU Guru, sosialisasi juga bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif terhadap perlindungan hukum. Juga untuk memberikan perlindungan guru dalam menjalankan tugas agar marwahnya tetap terjaga,” kata Irianto Gunawan di hadapan para peserta.

Tercatat sebanyak 90 guru yang menjadi peserta sosialisasi tersebut. Mereka berasal dari perwakilan 16 pimpinan cabang, masing-masing lima orang dari sekbid ketenagakerjaan dan kesejahteraan, LBH dan kode etik. Ditambah dua orang perwakilan PPPK baik paruh waktu maupun penuh waktu.

Pemkab Purworejo Gelontorkan Sarpras ke 12 Bank Sampah, Perkuat Pengelolaan dari Hulu

Irianto Gunawan melanjutkan bahwa guru tidak hanya dituntut cerdas secara pedagogis, tapi punya landasan hukum sehingga dalam menjalankan tugasnya terlindungi dari rasa cemas.

Melalui sosialisasi ini diharapkan anggota PGRI paham apa yang harus dan tidak boleh dilakukan. Dirinya pun berharap agar peserta mencermati dan menanyakan kepada nara sumber jika terdapat hal-hal yang belum dipahami.

Dalam kesempatan tersebut, Irianto Gunawan menyatakan bahwa PGRI Purworejo satu-satunya lembaga yang punya laywer se-Jawa Tengah bahkan di Indonesia. Hal itu karena PGRI Purworejo sudah bekerjssama dengan Fakultas Hukum UMPwr mulai tahun 2025, serta memiliki tiga pengacara atau lawyer yang sudah punya nama.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Kadisdikbud Yudhie Agung Prihatno yang selalu mendukung kegiatan PGRI Purworejo. Yakni selalu hadir pada berbagai kegiatan yang diadakan oleh PGRI seperti pada sosialisasi kali ini.

Kadisdikbud Yudhie Agung Prihatno saat memberikan sambutan pun menyoroti hal serupa seperti yang disampaikan oleh Ketua PGRI Irianto Gunawan. Menurutnya, tuntutan guru luar biasa sebagai pendidik. “Kalau benar hal yang biasa, tapi kalau ada masalah terkadang lupa kepada kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh seorang guru,” katanya.

Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Tanah Masyarakat Miliki Kepastian Hukum

Pemateri bersama Kadisdikbud, Ketua PGRI dan peserta sosialisasi

Kadisdikbud juga mengingatkan bahwa disrupsi teknologi membawa perubahan sosial. Untuk itu ia berpesan agar para guru dapat menyesuaikan diri dengan regulasi dan perkembangan zaman, serta harus paham regulasinya.

“Guru dituntut untuk memberikan contoh kepada anak didik, termasuk dalam perilaku bahkan di luar jam sekolah. Guru juga dituntut untuk rajin membaca. Belum lagi, yang merepotkan kalau ada LSM atau oknum wartawan yang datang, membuat panik, gugup dan menimbulkan resistensi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Yudhie juga mengungkapkan beberapa masalah guru, seperti perceraian dan indisipliner. “Ada 17 guru sampai Oktober ini yang sudah mengajukan perceraian. Termasuk ada kasus yang tidak melalui prosedur, tiba-tiba menunjukkan surat cerai. Juga masalah presensi terkait kedisiplinan ASN,” jelas Yudhie.

Selain menjaga perilaku dan etika, dalam kesempatan itu, Yudhie juga berpesan agar guru tidak membuat konten medsos di jam sekolah. Juga kewajiban kepala sekolah untuk melakukan pembinaan kepada guru yang melanggar. “Kalau kepala sekolah melakukan pembiaran, malah bisa kena sanksi,” tegasnya.

Tak hanya itu. Momen tersebut juga digunakan Kadisdikbud untuk menyatakan beberapa hal penting terkait tugas guru disamping memberikan materi di kelas. Yakni mengatur relasi dengan siswa dan orang tua yang menurutnya dapat menjaga marwah guru.

Selain itu ia juga menekankan profesionalisme, guru harus belajar tampak henti, mengetahui program unggulan serta visi misi bupati. Juga mendukung program nasional.

Tak kalah pentingnya, Yudhie juga mengajak guru agar menciptakan sekolah yang aman dan nyaman bahkan menyenangkan dan membahagiakan. “Kalau siswa hari Senin ceria dan di hari Sabtu mukanya sedih, itu indikasi sekolah aman, nyaman, menyenangkan, dan membahagiakan itu berhasil. Tapi kalau sebaliknya maka belum berhasil,” ujarnya.

Dalam hal ini dirinya berharap agar guru tidak melakukan tindak kekerasan kepada muridnya. “Termasuk jangan ada jam kosong. Kepala sekolah harus keliling dan memantau kondisi sekolah. Kita berharap kehadiran guru dapat membawa energi positif bagi semua murid-muridnya,” ucap Yudhie.

Ia pun menandaskan agar para peserta untuk memahami regulasi dan dapat menjadi role mode bagi guru lain di lingkungan sekolahnya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua DKGI Kabupaten Purworejo Padmo Sukoco dan Sekretaris PGRI Bambang Widyo ini, pemateri Agus Budi Santoso menyampaikan tentang hak dan kewajiban guru. Juga cakupan pembelaan hukum yang dilakukan LKBH guru. Termasuk di dalamnya aturan bagi guru PPPK paruh waktu.

Ketua LKBH PGRI sekaligus dosen UMPwr ini juga menyatakan kesediaannya untuk mendampingi permasalahan yang dihadapi guru dengan pihak luar selama masih berkaitan dengan tupoksi mereka. (Dia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

WNA Malaysia Pertanyakan Jadwal Sidang Etik Kombes Pol F di Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang Emas

JAKARTA, Kepastian jadwal sidang kode etik terhadap Kombes Pol F dalam kasus dugaan penipuan investasi tambang emas senilai Rp58,5 miliar ...

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

SOSOK

Dugaan Keracunan MBG di Purworejo Capai 351 Korban, Vita Ervina: Jangan Hanya Suspend SPPG, Audit Total Sistem MBG

Oleh: Vita Ervina, Anggota Komisi IX DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI JAKARTA, Dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makanan ...
/ BERITA, SOSOK

Ketika Peringatan Dini El Nino Belum Cukup bagi Dunia Usaha

Oleh : Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFMDosen Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta El Niño sering ...
/ OPINI, SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Mengapa Harus Viral untuk Didengar?‎Ketika Pelayanan Publik Bergantung pada Tekanan Digital‎

‎Perspektif Utilitarianisme, Deontologi, Justice/Fairness, Stakeholder Theory, dan Ethical‎Leadership‎‎Oleh: Ervina Darnowati, Mahasiswa Magister Manajemen, Universitas Putra Bangsa‎‎Di era digital, masyarakat semakin ...

Menjinakkan Resistensi, Menumbuhkan Adaptasi, dan Merangkul Perubahan Gaya Kerja Digital Aparatur Negara

Oleh: Rina Rudiarti dan Sulastriningsih (Mahasiswa S2 Magister Manajemen Universitas Putra Bangsa) Resistensi terhadap perubahan gaya kerja digital jarang berasal ...

Ketika Peringatan Dini El Nino Belum Cukup bagi Dunia Usaha

Oleh : Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFMDosen Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta El Niño sering ...

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...