BERITA
Home / BERITA / Bukan Aksi Begal, Insiden di Sucen Purworejo Murni Tawuran Antarpelajar

Bukan Aksi Begal, Insiden di Sucen Purworejo Murni Tawuran Antarpelajar

PURWOREJO, Jajaran Polres Purworejo akhirnya angkat bicara terkait video viral di media sosial yang sempat meresahkan warga dan menyebutkan adanya insiden pembegalan di wilayah Purworejo. Dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Tatag Trawang Tungga, Kamis (30/7) pagi, kepolisian menegaskan bahwa narasi “begal” tersebut tidak benar dan merupakan kasus pengeroyokan antarpelajar.

Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Dwiyono, didampingi Kasi Humas AKP Ida Widaastuti dan Kapolsek Bayan AKP Tulus Priyono.

Dalam keterangannya, AKP Dwiyono menjelaskan bahwa peristiwa kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang atau barang ini terjadi pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 20.38 WIB. Lokasi kejadian berada di jalan raya depan rumah warga di Dusun Beji, Kelurahan Sucenjuru Tengah, Bayan.

Peristiwa ini mengakibatkan korban berinisial AU (18), warga Purworejo, mengalami luka diduga akibat dibacok di bagian punggung. Tiga korban lainnya yaitu AE (18) asal Bener mengalami luka lecet di lutut dan siku akibat terjatuh dari sepeda motor, S (17) asal Bener tidak mengalami luka, serta MS (16) asal Loano yang mengalami luka di siku tangan kiri.

Ketiga korban yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan medis, Dua korban yang menjalani perawatan di RSUD Tjitrowardojo Purworejo berinisial S dan MS diperbolehkan pulang (rawat jalan).

Pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Target Pendapatan Daerah Naik Rp25,757 Miliar

Sebelumnya, insiden ini sempat terekam kamera CCTV milik warga dan beredar luas di berbagai media sosial dengan narasi keliru sebagai aksi begal. Namun, hasil penyelidikan mendalam oleh Satreskrim Polres Purworejo mengungkap fakta yang jauh berbeda.

Peristiwa ini ternyata berlatar belakang permusuhan antarkelompok sekolah. Kelompok korban yang berasal dari salah satu sekolah di Purworejo diketahui sudah lama bersitegang dengan kelompok pelaku dari salah satu sekolah di Kebumen serta kelompok sekolah di Kutoarjo.

Rangkaian kejadian bermula pada Rabu (29/7) pukul 15.30 WIB usai jam pulang sekolah. Kelompok korban berkumpul dan nongkrong di Jalan Baru Lugosobo, Gebang, sambil menenggak minuman keras jenis ciu. Dalam pengaruh alkohol, salah satu korban berinisial AU mengirim pesan langsung (Direct Message / DM) ke kelompok sekolah di Kebumen untuk menantang berkelahi.

Kelompok korban sempat berkonvoi ke arah Kutoarjo untuk mencari keberadaan kelompok lawan namun tidak ketemu. Sebagian dari mereka kemudian bubar pulang, sementara sebagian lainnya, termasuk keempat korban, melanjutkan minum-minuman keras di Jalan Pahlawan.

Nahas, sekitar pukul 20.38 WIB di Tempat Kejadian Perkara (TKP), rombongan korban berpapasan dengan kelompok pelaku yang berjumlah sekitar 10 sepeda motor. Korban yang sempat ditanya asal-usul sekolahnya ketakutan dan berusaha melarikan diri ke arah selatan menuju GOR.

Transformasi Pelayanan, Menteri Nusron Siapkan Pola Karier Baru Perkuat Profesionalisme Pegawai ATR/BPN

Namun, sesampainya di sekitar kampus UMP Sucen, korban dipepet oleh pelaku yang mengendarai Honda PCX putih. Korban diduga dibacok dibagian punggung, dan sepeda motor yang mereka kendarai ditendang hingga terjatuh sebelum akhirnya para pelaku kabur. Saat ini, identitas para tersangka pelaku masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut (lidik).

Menanggapi maraknya tawuran antar pelajar, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra melalui Kasi Humas Polres Purworejo, AKP Ida Widaastuti, menyampaikan pesan dan imbauan keras kepada para orang tua serta para pelajar di Kabupaten Purworejo.

Pihaknya mengimbau agar para pelajar tidak mudah terpancing emosi, bijak dalam menggunakan media sosial, serta menjauhi konsumsi minuman keras yang kerap menjadi akar dari aksi kekerasan jalanan. Kepolisian juga meminta peran aktif orang tua dan pihak sekolah untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak di luar jam sekolah demi mencegah terulangnya aksi kekerasan serupa.

Atas perbuatan tersebut, para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 262 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana di muka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang yang mengakibatkan hancurnya barang atau luka-luka. (Dia)

Jadi Tersangka Kasus OTT Bupati Pemalang, Ini Profil Pengusaha Asal Purworejo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...