BERITA
Home / BERITA / Tawuran Antar Pelajar di Purworejo Kembali Merebak, Kapolres Lakukan Pembinaan

Tawuran Antar Pelajar di Purworejo Kembali Merebak, Kapolres Lakukan Pembinaan

PURWOREJO – Polres Purworejo bersama Polsek Kemiri bergerak cepat menindaklanjuti video viral di media sosial yang memperlihatkan sekelompok remaja diduga hendak melakukan tawuran dengan membawa senjata tajam di wilayah Jalan Kemiri–Pituruh, Kabupaten Purworejo.

Video tersebut diketahui merekam peristiwa pada Sabtu (31/10/2026) dini hari. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan dengan mengidentifikasi kendaraan serta sosok remaja yang terekam dalam video. Hasil penelusuran kemudian mengarah pada identitas sejumlah anak yang terlibat dalam aksi konvoi tersebut.

Kapolres Purworejo AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum menjelaskan bahwa para remaja tersebut berasal dari sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMK di wilayah Kemiri dan Kutoarjo, dengan rentang usia sekitar 15 hingga 16 tahun.

Menurut Kapolres, peristiwa tersebut berawal dari saling ejek melalui media sosial yang kemudian memicu kesepakatan sejumlah anak untuk berkumpul. Mereka diketahui berkumpul di kawasan Gunung Tugel, Kutoarjo, sebelum melakukan konvoi sepeda motor untuk mencari kelompok lain.

“Rombongan bergerak melintasi sejumlah wilayah, hingga memasuki Kecamatan Kemiri. Aktivitas tersebut telah terpantau oleh jajaran kepolisian melalui patroli gabungan yang rutin dilaksanakan setiap malam akhir pekan,” ucap Kapolres, Kamis (5/11/2026).

25 Siswa Pilihan SMAN 6 Purworejo Ikuti Workshop Jurnalistik, Pahami Teknik Menulis Berita Hingga Fotografi

Saat memasuki wilayah Kemiri, lanjutnya, rombongan sempat dihadang petugas. Sebelum mencapai kawasan Kerep Kemiri, kelompok tersebut telah dibubarkan oleh warga sehingga para remaja tercerai-berai.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Purworejo bersama Polsek Kemiri mengamankan 24 anak dari dua kelompok yang berasal dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kemiri dan Kutoarjo. Petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, berupa dua buah jaket atau jumper, celana panjang, helm, serta sebilah senjata tajam jenis celurit.

Kapolres Purworejo didampingi Kapolsek Kemiri AKP Bruyi Rohman Warsito, menegaskan bahwa penanganan terhadap anak-anak tersebut dilakukan dengan mengedepankan pembinaan dan kepentingan masa depan mereka.

Sebagai tindak lanjut, kepolisian mengundang orang tua atau wali, pihak sekolah, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dari lingkungan tempat tinggal anak-anak tersebut untuk berdiskusi bersama.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa anak-anak tetap harus mendapatkan hak pendidikan dan melanjutkan sekolah. Sejalan dengan program Polri Peduli Pendidikan, pembinaan dan pengawasan akan dilakukan secara bersama-sama tanpa mengabaikan keberlangsungan pendidikan mereka.

Perluas Pasar Wisatawan Mancanegara, BPOB Gandeng Influencer India

Para anak yang terlibat juga mengakui kesalahan dan menyatakan kesungguhan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Pihak sekolah menyatakan kesediaannya untuk meningkatkan pengawasan serta melakukan pembinaan terhadap siswa yang bersangkutan.

Kapolres menambahkan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Purworejo terus dilakukan melalui patroli rutin setiap hari, khususnya patroli gabungan pada malam Sabtu dan malam Minggu.

Selain itu, kepolisian juga melaksanakan edukasi serta kunjungan ke sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar. Pada siang hari, petugas turut melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Kapolres juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk membatasi jam bermain. Anak-anak diharapkan sudah berada di rumah paling lambat pukul 21.00 WIB, kecuali terdapat keperluan yang jelas.

“Orang tua perlu mengetahui keberadaan anak, mengenali teman-teman pergaulannya, serta mengawasi penggunaan media sosial agar tidak menjadi pemicu terjadinya tindakan yang melanggar hukum,” pesannya.

Hadapi Era Masyarakat dan Generasi ‘Semau Gue’, Puluhan Guru di Purworejo Dibekali Pemahaman Hukum dan Kode Etik Profesi

Kapolres menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban di Kabupaten Purworejo merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan berperan aktif dalam mengawasi lingkungan, membimbing generasi muda, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Melalui sinergi antara kepolisian, keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan para remaja dapat terhindar dari perilaku negatif serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, disiplin, dan taat hukum. (Dia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

WNA Malaysia Pertanyakan Jadwal Sidang Etik Kombes Pol F di Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang Emas

JAKARTA, Kepastian jadwal sidang kode etik terhadap Kombes Pol F dalam kasus dugaan penipuan investasi tambang emas senilai Rp58,5 miliar ...

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

SOSOK

Dugaan Keracunan MBG di Purworejo Capai 351 Korban, Vita Ervina: Jangan Hanya Suspend SPPG, Audit Total Sistem MBG

Oleh: Vita Ervina, Anggota Komisi IX DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI JAKARTA, Dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makanan ...
/ BERITA, SOSOK

Ketika Peringatan Dini El Nino Belum Cukup bagi Dunia Usaha

Oleh : Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFMDosen Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta El Niño sering ...
/ OPINI, SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Mengapa Harus Viral untuk Didengar?‎Ketika Pelayanan Publik Bergantung pada Tekanan Digital‎

‎Perspektif Utilitarianisme, Deontologi, Justice/Fairness, Stakeholder Theory, dan Ethical‎Leadership‎‎Oleh: Ervina Darnowati, Mahasiswa Magister Manajemen, Universitas Putra Bangsa‎‎Di era digital, masyarakat semakin ...

Menjinakkan Resistensi, Menumbuhkan Adaptasi, dan Merangkul Perubahan Gaya Kerja Digital Aparatur Negara

Oleh: Rina Rudiarti dan Sulastriningsih (Mahasiswa S2 Magister Manajemen Universitas Putra Bangsa) Resistensi terhadap perubahan gaya kerja digital jarang berasal ...

Ketika Peringatan Dini El Nino Belum Cukup bagi Dunia Usaha

Oleh : Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFMDosen Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta El Niño sering ...

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...