PURWOREJO, Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Wilcambidik) Banyuurip di Stadion Sarwo Edhi Wibowo (SEW) pada Sabtu (31/10/2026) pagi berlangsung meriah. Meski sempat beberapa saat terhenti karena hujan, namun acara tetap berjalan lancar dan meriah.
Sebelum acara pembukaan dimulai, orang tua dan guru yang memadati kursi stadion terlebih dahulu menyaksikan hiburan berupa atraksi pencak silat serta lagu-lagu yang dibawakan oleh siswa-siswi SD di Kecamatan Banyuurip.
Selanjutnya, para peserta yang dibagi dalam empat gugus melakukan defile dengan diiringi parade dari masing-masing gugus. Keempat gugus tersebut yakni Melati, Anggrek, Flamboyan, dan Mawar.
Kadisdikbud Yudhie Agung Prihatno bersama Ketua KONI Muhamad Abdullah turut memberikan semangat kepada para peserta defile. Korwilcambidik Banyuurip, Ika Mery Widarningsih pun turut menyaksikan para peserta didik yang tetap bersemangat meski hujan turun di tengah acara.
Korwilcambidik melalui penasehat KKG Banyuurip, Sugiyanto menyampaikan, sekitar 700 peserta mengikuti upacara pembukaan. “Ada 26 SD yang ikut dalam Popda Kecamatan Banyuurip. Yakni 25 SD negeri dan 1 SD swasta,” kata Sugiyanto di sela acara pembukaan.
Adapun defile, lanjutnya, merupakan kolaborasi antara siswa dan guru serta kepala sekolah yang ada di Wilcambidik Banyuurip.
Dijelaskannya, ada 12 cabor yang dipertandingkan dalam Popda Kecamatan Banyuurip. Yakni sepak bola, bola voli, sepak takraw, bola tangan, bulutangkis, silat, pentaque. Selanjutnya catur, tenis meja, renang, futsal, dan
basket.
“Kegiatan mulai pembukaan tanggal 31 Oktober dilanjut nanti sampai tanggal 20 November. Terakhir tanggal 30 November berupa upacara penutupan sekaligus penyerahan penghargaan bagi atlet yang berprestasi,” jelas Sugiyanto.

Sedangkan venuenya menggunakan sebagian besar di GOR SEW selain juga di beberapa lokasi lainnya. Seperti renang di kolam renang Artha Tirta dan pencak silat di SMPN 26.
“Melalui Popda ini kami berharap dapat menyalurkan dan mengapresiasi bakat minat siswa saat pembukaan, serta menyeleksi atlet terbaik untuk mewakili Kecamatan Banyuurip ke tingkat kabupaten. Termasuk seleksi untuk tim beregu,” lanjut Sugiyanto.
Kadisdikbud Yudhie Agung pun mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Korwilcambidik Banyurip bersama KTKS bersama orang tua wali siswa.
“Pembukaan yang penuh kreativitas ini walaupun cuaca hujan, memberikan motivasi dan juga spirit tersendiri, serta kenangan untuk anak-anak yang ikut dalam Popda,” kata Yudhie.
Ia berharap melalui kegiatan seperti ini bisa lebih memperjelas bakat dan minat siswa sehingga bisa berlanjut ke tingkatan yang lebih tinggi.
Adapun Ketua KONI Muhamad Abdullah menyampaikan bahwa Popda sangat bermanfaat bagi dunia olahraga. “Apalagi Popda tingkat pelajar usia efektif untuk memulai sebuah karir olahraga,” kata Abdullah.
Dirinya meyakini, melalui Popda ini nantinya akan tampak anak-anak yang punya minat, bakat, dan spesifikasi olahraga. “Ini kesempatan KONI pada cabang-cabang olahraga untuk memantau Popda, sehingga bisa dididik lebih lanjut dan di kemudian hari, kita berharap akan menjadi atlet yang berprestasi di usia emasnya,” lanjut Ketua KONI.
Ia pun mengapresiasi peserta yang tetap bersemangat di tengah guyuran hujan. Hal itu menunjukkan tekad mereka untuk menyukseskan jalannya kegiatan sangatlah tinggi.
Selain itu, setalah upacara pembukaan juga diadakan lomba drumband dan marching band untuk PAUD, TK, dan SD. Panitia memberikan hadiah berupa piala untuk juara 1, 2, 3, serta beberapa kategori lainnya. (Dia)

















































Comment