PURWOREJO, Bidang Bina Marga Dinas PUPR Purworejo menyebutkan, terdapat 23 paket proyek akhir tahun 2026 yang meliputi ruas jalan dan jembatan berasal dari APBD dan bantuan Provinsi Jawa Tengah. Ke-23 proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp78.288.033.200 dari pagu Rp82.406.764.319.
Kadin PUPR Purworejo, Eko Paskiyanto menyampaikan hal tersebut saat ditemui pada Senin (5/10/2026). Lebih lanjut Eko menjelaskan, dari 23 proyek tersebut, 19 diantaranya menggunakan APBD, sedangkan empat lainnya berasal dari anggaran provinsi.
Empat paket pekerjaan bersumber dana provinsi meliputi:
1. Rehabilitasi Jalan Gupit – Sibolong, Dusun Kalilo, Desa Tlogoguwo, Kaligesing,
2. Pelebaran ruas Jalan Klepu – Pituruh,
3. Rehabilitasi ruas Jalan Dr. Wilopo Kecamatan Doplang – Kelurahan Mranti Purworejo,
4. Pembangunan Jalan Ruas Jalan Trirejo – Karangrejo, Loano.
Keempat paket pekerjaan tersebut pagu anggarannya senilai Rp13,4 miliar dari total pagu sebesar Rp82.406.764.319.
Dari seluruh paket pekerjaan tersebut, pengerjaannya meliputi jalan yang tersebar hampir di semua kecamatan, serta dua jembatan di Kecamatan Grabag dan Ngombol. Dengan Muhammad Ngadnan selaku PPK atau pejabat pembuat komitmen, Eko menambahkan, proyek ruas jalan meliputi rehabilitasi, rekrontruksi, pelebaran, dan peningkatan.

Dari 19 paket pekerjaan ruas jalan, 10 diantaranya berupa peningkatan kualitas jalan. Diungkapkannya bahwa untuk pengerjaan jalan yang bersumber dari APBD panjangnya antara 800 meter sampai 1 km. Sedangkan pengerjaan jalan yang bersumber dari provinsi sekitar 400 meter.
Kadin PUPR menambahkan, penandatanganan pengerjaan proyek dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pada tangga 7 September sebanyak 10 paket pekerjaan, dan sisanya tahap kedua pada tanggal 15 September 2026.
“Pelaksanaan proyek selama 105 hari kerja dan harus selesai, karana ini menjadi indikator keberhasilan pelayanan masyarakat,” tegas Eko.
Untuk itu ia pun menargetkan agar pekerjaan bisa selesai sebelum tanggal 25 Desember 2026.
Sampai saat ini pihaknya selalu memantau perkembangan pengerjaan proyek-proyek tersebut.
Adapun untuk tahun depan DPUPR akan melakukan pengecekan terhadap kondisi jalan dan jembatan yang dibangun dengan prioritas penanganan pada sarpras yang sudah rusak dan butuh segera diperbaiki.
Kadin PUPR pun menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan masyarakat, termasuk memberikan informasi terkait fasilitas jalan dan jembatan yang perlu diperbaiki. Dirinya memberikan jaminan bahwa pekerjaan ini sesuai dengan ketentuan dan waktu yang ditetapkan.
“Ini juga tidak meninggalkan kualitas, tidak keluar dari spek. Dan kami mohon juga dari pihak penyedia dan konsultan dapat bekerja sama, sehingga dalam pelaksanaannya ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal. Karena ada batasan waktu untuk penyerapan anggaran tidak 31 Desember namun maksimal kita harapkan tanggal 25 Desember sudah terselesaikan,” tegasnya. (Dia)


































Comment