BERITA
Home / BERITA / 143 dari 548 Wisudawan Universitas Muhammadiyah Purworejo Lulus Tanpa Skripsi, Rektor Pesan 3 Hal

143 dari 548 Wisudawan Universitas Muhammadiyah Purworejo Lulus Tanpa Skripsi, Rektor Pesan 3 Hal

PURWOREJO, Sebanyak 548 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr) Program Sarjana dan Magister diwisuda dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Wisuda dilaksanakan selama dua hari, Jumat–Sabtu (23–24/10/2026) di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPwr.

Wisuda dilaksanakan dua hari, Jumat-Sabtu (23-24/10/2026). Hari Jumat sebanyak 219 wisudawan dari Fakultas Psikologi, Hukum, dan Ilmu Sosial (FPHIS), Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Teknik (FT). Adapun hari Sabtu sebanyak 329 wisudawan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Pertanian (Faperta), termasuk Magister Pendidikan Matematika dan PBI.

Wisuda kali ini meluluskan sebanyak 548 wisudawan, terdiri atas 350 perempuan dan 198 laki-laki. Dari 548 wisudawan tersebut, sebanyak 143 diantaranya dinyatakan lulus tanpa Skripsi. Mereka berasal dari 11 program studi (prodi), yakni:

1. Manajemen (64)

2. Pendidikan Bahasa Inggris (45)

Wujud Penguatan Kapasitas Perempuan, Pengurus PKK Desa Pogungkalangan Dijadikan Pilot Project Serat Kartini Dikukuhkan

3. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (9)

4. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (6)

5. Teknologi Informasi (6)

6. Psikologi (5)

7. Peternakan (3)

Bahas Aturan Izin Menempati Pasar, Dinas KUKMP Purworejo Adakan Forum Konsultasi Publik

8. Agribisnis (2)

9. Hukum (1)

10. Pendidikan Ekonomi (1)

11. Pendidikan Teknik Otomotif (1).

    Tak hanya itu, lebih dari separuh wisudawan tepatnya 394 orang berpredikat cumlaude. Selain itu, sebagai kampus inklusif, UMPwr juga kembali mewisuda enam orang wisudawan disabilitas, yaitu:

    WNA Malaysia Pertanyakan Jadwal Sidang Etik Kombes Pol F di Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang Emas

    1. Yulianto Wibowo (PBSI) Disabilitas Daksa

    2. Ika Nur Fadila (PBSI) Disabilitas Daksa

    3. Bangkit Azhari Rahcman (PBSI) Disabilitas Daksa

    4. Soleh Pambudi (Agribisnis).Disabilitas Daksa

    5. Gelis Ariani (Agribisnis) Disabilitas Daksa

    6. Yusuf Ansitu (Agribisnis) Disabilitas Daksa

      Para wisudawan UMPwr

      Dalam forum rapat senat terbuka tersebut, pihak kampus juga memberikan penghargaan bagi wisudawan terbaik dari 16 prodi. Rektor UMPwr, Dr. Teguh Wibowo pun menyampaikan pesan kepada para wisudawan yang hadir didampingi orang tua mereka.

      “Kepada para wisudawan, atas nama UMPwr kami mengucapkan selamat atas keberhasilan saudara-saudara menyelesaikan pendidikan di Universitas tercinta ini. Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Gelar akademik yang Saudara sandang bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” kata Rektor.

      Dengan adanya perkembangan teknologi termasuk hadirnya Artificial intelligence atau AI, Rektor menyatakan akan membawa perubahan dalam berbagai bidang kehidupan. Termasuk cara bekerja, belajar, berkomunikasi, bahkan menjalankan usaha ikut berubah.

      “Perubahan seperti ini tentu membawa peluang, tetapi sekaligus menuntut kita untuk terus belajar. Karena itu, ijazah dan gelar yang saudara terima hari ini jangan dianggap sebagai tanda bahwa proses belajar telah selesai. Maka, saya ingin menitipkan tiga hal kepada para wisudawan,” ucap Rektor Teguh Wibowo. Ketiga hal tersebut yakni Tumbuh, Tangguh, dan Berdampak.

      “Pertama, teruslah tumbuh. Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah saudara ketahui. Dunia berubah, ilmu berkembang, dan persoalan masyarakat juga semakin beragam. Karena itu, orang yang berhenti belajar akan semakin sulit mengikuti perubahan. Teruslah membaca. Teruslah bertanya. Ikuti perkembangan teknologi. Kembangkan kemampuan saudara. Tidak kalah penting, jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Kalau memungkinkan, jadilah orang yang mampu menciptakan sesuatu dengan teknologi,” kata Rektor.

      Kedua, jadilah pribadi yang tangguh.
      Perjalanan setelah kampus mungkin tidak selalu sesuai dengan rencana. Ada yang langsung mendapatkan pekerjaan. Ada yang harus menunggu. Ada yang melanjutkan pendidikan. Ada yang memilih membangun usaha. Ada pula yang mungkin harus mencoba beberapa kali sebelum menemukan jalan yang sesuai. Semua itu adalah bagian dari perjalanan.

      Jangan takut ketika menghadapi kegagalan. Kegagalan tidak selalu berarti bahwa kita berada di jalan yang salah. Kadang-kadang kegagalan justru memberi kita kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mencoba dengan cara yang lebih baik. Yang penting adalah jangan mudah menyerah.

      Ketiga, jadilah pribadi yang berdampak.
      “Setelah lulus nanti, jangan hanya bertanya, Saya akan bekerja di mana? Tetapi tanyakan juga: Saya bisa memberikan manfaat apa?
      Pertanyaan ini penting karena ilmu yang kita miliki pada akhirnya bukan hanya untuk diri sendiri,” jelas Rektor.

      Di akhir sambutannya, Rektor berpesan kepada para wisudawan. “Apapun profesi Saudara nanti, selalu ada ruang untuk memberikan manfaat. Karena itu, jangan menunggu menjadi orang besar untuk mulai memberikan dampak. Mulailah dari apa yang bisa saudara lakukan hari ini,” tandasnya. (Dia)

      Comment

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      SEKILAS PURWOREJO

      Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

      PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

      Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

      PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

      Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

      KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

      Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

      KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

      Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

      PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

      Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

      PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

      Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

      PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

      NASIONAL

      WNA Malaysia Pertanyakan Jadwal Sidang Etik Kombes Pol F di Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang Emas

      JAKARTA, Kepastian jadwal sidang kode etik terhadap Kombes Pol F dalam kasus dugaan penipuan investasi tambang emas senilai Rp58,5 miliar ...

      Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

      JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

      Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

      SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

      Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

      JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

      Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

      JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

      Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

      JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

      MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

      SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

      Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

      JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

      Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

      SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

      Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

      JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

      SOSOK

      Dugaan Keracunan MBG di Purworejo Capai 351 Korban, Vita Ervina: Jangan Hanya Suspend SPPG, Audit Total Sistem MBG

      Oleh: Vita Ervina, Anggota Komisi IX DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI JAKARTA, Dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makanan ...
      / BERITA, SOSOK

      Ketika Peringatan Dini El Nino Belum Cukup bagi Dunia Usaha

      Oleh : Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFMDosen Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta El Niño sering ...
      / OPINI, SOSOK

      Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

      Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
      / OPINI, SOSOK

      Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

      Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
      / OPINI, SOSOK

      Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

      Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
      / OPINI, SOSOK

      Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

      PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
      / SOSOK

      WISATA

      Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

      GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

      Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

      PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

      BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

      KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

      OPINI

      Menjinakkan Resistensi, Menumbuhkan Adaptasi, dan Merangkul Perubahan Gaya Kerja Digital Aparatur Negara

      Oleh: Rina Rudiarti dan Sulastriningsih (Mahasiswa S2 Magister Manajemen Universitas Putra Bangsa) Resistensi terhadap perubahan gaya kerja digital jarang berasal ...

      Ketika Peringatan Dini El Nino Belum Cukup bagi Dunia Usaha

      Oleh : Enggar Sukma Kinanthi, S.E., MBA., PFMDosen Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta El Niño sering ...

      Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

      Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

      Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

      Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

      Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

      Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...