PURWOREJO, Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) telah dimulai, termasuk di Kabupaten Purworejo. Semua warga akan didatangi petugas sensus, termaauk para pelaku UMKM.
Kadin KUKMP Purworejo, Wiyoto Harjono melalui Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rimi Ani menjelaskan, hingga saat ini tercatat ada 40.637 pelaku UMKM di Purworejo.
“Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah pelaku usaha pedagang makanan dan minuman,” ujar Rimi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).
Para pelaku UMKM yangg terdaftar tersebut, lanjut Rimi, mendapatkan pendampingan terkait perijinan yakni Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Selain itu para pelaku UMKM tersebut diikutkan dalam pelatihan, termasuk dalam pemasaran produk.
Ia berpendapat, semakin banyak UMKM di suatu wilayah maka semakin menunjukkan geliat ekonomi yang positif.
Terkait pelaksanaan SE di Kabupaten Purworejo yang sudah dimulai, termasuk menyasar para pelaku UMKM, ia mengimbau agar masyarakat terutama para pelaku UMKM menerima kehadiran petugas SE dengan baik. “Kemudian kalau ditanya, jawab dan cerita jujur dan apa adanya saja. Kalau malah disembunyikan nanti malah tidak tepat sasaran,” ujarnya.
Rimi menegaskan bahwa tujuan sensus ini adalah untuk memotret kondisi ekonomi masyarakat Purworejo termasuk para pelaku UMKM. Disamping itu Rimi menyatakan bahwa sampai saat ini jenis UMKM tidak kena pajak.
“Nanti juga akan disampaikan kepada para pendamping untuk mensosialisasikan hal tersebut kepada para pemilik tenant atau pelaku UMKM. Hal itu supaya program yang akan digulirkan oleh pemda dapat tepat sasaran,” tegasnya. (Dia)



































Comment