PURWOREJO, Tasyakuran HUT ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Purworejo dihadiri oleh jajaran pimpinan maupun perwakilan parpol PDIP, PKB, PAN, Nasdem, PKS, PSI, dan Gerindra. Seragam berwarna merah, biru, hijau, oranye, dan putih yang menjadi ciri khas masing-masing partai pun tampak bersanding bersama warna kuning Golkar pada acara tasyakuran yang digelar di Aula Hotel Ganesha, Senin (19/10/2026) malam.
Selain pimpinan parpol, tasyakuran juga dihadiri Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, Kepala Kesbangpol Puguh Trihatmoko, Ketua KPU Jarot Sarwosambodo, dan perwakilan Bawaslu Widya Astuti. Unsur partai Golkar mulai kader, organisasi sayap seperti AMPG dan KPPG, serta Himpunan Wanita Karya (HWK) juga turut hadir pada acara tasyakuran tersebut.
Ketua panitia Himawan Rudiyanto dalam laporannya menyebutkan rangkaian kegiatan ulang tahun ke-62. Selain tasyakuran, kegiatan lainnya yakni ziarah ke TMP dan tokoh Golkar, donor darah, santunan anak yatim, lomba esports dan voli.
Ia pun menyinggung terkait beragam warna yang dipakai oleh para pimpinan parpol sebagai refleksi guyub rukun. Diharapkan dengan kerukunan tersebut menjadikan Purworejo lebih baik lagi.
Ketua DPD Partai Golkar Purworejo, Yuli Hastuti dalam sambutannya menyampaikan bahwa tasyakuran bukan sekedar seremonial. Melainkan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjuangan Partai Golkar, sekaligus memperkuat persaudaraan dan komitmen kepada pengabdian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak agar semua kader dapat nenyukseskan rangkaian kegiatan sehingga dapat membawa manfaat bagi masyarakat. Selain itu, Yuli Hastuti juga mengajak agar semua anggota solid.
“Saya mengajak soliditas dan menjadikan Golkar sebagai rumah besar, tempat gagasan dan pengabdian bagi masyarakat. Jaga nama baik partai dan junjung etika,” tandasnya.

Adapun Wabup Dion Agasi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat ulang tahun ke-62 kepada seluruh kader dan anggota Partai Golkar di Kabupaten Purworejo. Dion yang hadir mengenakan batik tersebut menyebutkan, 62 tahun Golkar merupakan sejarah partai terpanjang di Indonesia.
“Partai Golkar telah berusia 62 tahun, ini merupakan sejarah partai terpanjang di Indonesia. PDI saja usianya 53 tahun,” ujar Dion yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo ini.
Sebagai wabup, Dion mengingatkan bahwa parpol sering berhadapan dalam kompetisi lima tahunan. Ia pun menekankan agar persaingan lima tahunan tidak menghilangkan keguyuban. “Pertarungan merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Tapi apapun warnanya, kita harus bisa mengesampingkan ego sektoral,” pesan Dion.
Ia menegaskan bahwa ada kalanya parpol bertanding, namun ada waktunya juga bersanding. “Ada Ada kalanya partai politik ini bertanding ada kalanya bersanding. Malam ini adalah sebagai momen bersanding. Karena
di tengah perbedaan ada persamaan yakni tekad melakukan yang terbaik untuk Purworejo,” tegas Dion.
Dirinya pun menyampaikan harapan agar di usianya yang ke-62, partai Golkar semakin dewasa dalam berpolitik serta makin bermanfaat bagi masyarakat Purworejo.
Acara tasyakuran diisi dengan tausyiah oleh KH Abdul Haq yang antara lain memberikan pesan kepada wakil rakyat agar lebih berhati-hati karena menjadi publik figur dan menjadi contoh.
Tasyakuran 62 tahun Partai Golkar diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh ketua DPD Yuli Hastuti yang diserahkan kepada Wabup Dion dan ketua AMPG Roni Sumhastomo serta Ketua KPPG Nuraini Rahma Ananti. (Dia)


































Comment