PURWOREJO, Tiga wanita yang tergabung dalam Himpunan Ahli Rias Pengatin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Purworejo memperoleh penghargaan pada event Pemilihan Teladan Berkebaya 2026. Kegiatan diselenggarakan untuk memperingati Hari Kebaya Nasional ke-3 di Ambarukmo Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Tiga penghargaan tersebut yakni Perempuan Berkebaya Favorit diberikan kepada Titi Prabandari yang juga sekaligus memperoleh Penghargaan Insan Budaya dan berhak meraih Trofi Kehormatan dari GKR Mangkubumi. Kemudian Juara 1 Perempuan Berkebaya yakni Herlin Khoe, dan Juara 3 Perempuan Berkebaya, Eka Sulistyowati.
Pada lomba tersebut, Titi Prabandari yang juga merupakan Ketua HARPI Melati Purworejo menyampaikan, ada empat kategori pemilihan. Yakni Trofi Favorit Berkebaya “GKR Mangkubumi”, Keluwesan Perempuan Berkebaya, Keluwesan Anak Berkebaya, serta Keserasian Ibu dan Anak Berkebaya
“Untuk Keluwesan Perempuan Berkebaya ditujukan bagi perempuan dewasa yang membawa wibawa, anggun, dan cerita di setiap langkahnya. Kategori Keluwesan Anak Berkebaya untuk anak-anak yang membawa keceriaan, kepolosan, dan harapan masa depan. Sedangkan Keserasian Ibu dan Anak Berkebaya merupakan bukti bahwa budaya diwariskan dari pelukan pertama,” jelas Titi saat ditemui pada Minggu (2/8/2026).

Untuk memeriahkan acara, HARPI Melati Purworejo memberangkatkan 30 orang anggotanya ke Yogyakarta mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut Titi, penghargaan khusus dari GKR Mangkubumi adalah untuk hati yang paling menyentuh dan paling menginspirasi. “Ini bukan tentang siapa paling cantik. Ini tentang siapa paling ‘Jawa’, paling ‘Indonesia’, dan yang paling ‘nguri-uri’,” ujar Titi.
Adapun terkait baju kebaya, menurutnya, adalah bukan untuk dipajang di lemari. “Kebaya adalah untuk dihidupi, dibawa berjalan, tersenyum, dan menginspirasi,” imbuh Titi.
Ia pun mengajak seluruh perempuan dan anak Indonesia untuk tampil bukan sebagai pemenang, melainkan sebagai teladan. “Mari kita tunjukkan pada dunia bahwa kebaya adalah nafas kita,” pungkasnya. (Dia)






































































Comment