PURWOREJO, Pemda menggelontorkan anggaran senilai Rp3,2 miliar untuk persiapan dan pelaksanaan Porprov kontingen Purworejo. Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk insentif dan bonus atlet selama persiapan maupun pasca kegiatan Porprov. Insentif untuk atlet berupa bantuan transportasi selama latihan, diberikan selama enam bulan mulai April hingga September. Besarnya berkisar Rp600 ribu hingga Rp900 ribu, berdasarkan kapasitas atlet.
“Insentif sebesar Rp600 ribu diberikan untuk atlet yang belum pernah mendapat medali. Rp700 ribu yang pernah mendapat medali perunggu. Sedangkan mereka yang pernah mendapat medali perak dan emas mendapatkan insentif Rp900 ribu,” jelas Ketua KONI Purworejo, Muhamad Abdullah usai acara Pengukuhan Kontingen Porprov Kabupaten Purworejo, Sabtu (9/5/2026).
Abdullah menambahkan, selain insentif, fasilitas lain yang diberikan untuk para atlet dan pelatih yakni berupa perlindungan diri melalui BPJS Ketenagakerjaan. Mereka juga diberi kesempatan melakukan try out di luar kota yang biayanya 100 persen ditanggung panitia Porprov.
Mereka pun akan mendapatkan seperangkat seragam berupa tas, jaket, sepatu, kaos, dan sepatu untuk digunakan saat Porprov berlangsung.
Pengukuhan Kontingen Purworejo Porprov 2026 yang dihelat di Ganeca Convention Hall dilakukan oleh Sekda Suranto mewakili Bupati. Segenap jajaran forkopimda, Ketua DPRD Tunaryo, dan OPD terkait turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam laporannya Abdullah menyebutkan,
semula ada 574 atlet dan pelatih ikut babak kualifikasi Porprov. “Dari 35 cabor, ada 26 cabor yang berhasil lolos dengan 187 atlet dan pelatih,” jelasnya.

Adapun Suranto mewakili Bupati menyebutkan nominal bonus yang akan diperoleh atlet dan pelatih yang berprestasi pada ajang Porprov tahun 2026 ini.
“Peraih medali emas perorangan akan mendapatkan bonus Rp50 juta, beregu 75 juta. Medali perak perorangan Rp30 juta, beregu Rp40 juta. Perunggu perorangan Rp15 juta, beregu 25 juta. Sedangkan untuk pelatih yang atletnya meraih medali emas perorangan mendapat Rp10 juta, beregu 15 juta. Medali perak perorangan Rp5 juta, beregu Rp7,5 juta. Perunggu Rp4 juta dan beregu Rp5 juta,” jelas Suranto.
Bonus tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi motivasi atlet serta merupakan bentuk apresiasi pemda untuk kontingen yang berjuang membawa nama baik Purworejo.
“Jangan dilihat nilainya, tapi sebagai bentuk apresiasi pemda untuk kontingen Purworejo,” ucap Suranto.
Adapun Dion Agasi selaku Ketua Kontingen Purworejo dalam kesempatan itu
menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlet.
Dalam arahannya, Dion meminta kerjasamanya kepada seluruh atlet agar bisa mengukir prestasi yang lebih baik dari sebelumnya. Meski begitu Dion menyatakan bahwa Bupati dan pemda tidak menuntut atlet selalu menang, tapi dapat mendirikan yang terbaik sebagai ajang pembuktian. (Dia)



































Comment