PURWOREJO, Untuk pertama kalinya, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Purworejo melaksanakan musyawarah cabang (muscab). Selain membahas berbagai agenda penting, muscab yang dihelat di Rumah Makan Pringsewu, Sabtu (25/7/2026) itu juga memilih Heru Ir. Heru Budi Utomo sebagai ketua umum periode 2026-2028.
Usai muscab, kepada media, Heru memberikan penjelasan. Disebutkannya, muscab yang dihadiri 26 dari 29 anggota PII Purworejo ini membahas amanah PP Nomor 25 Tahun 2019 tentang keinsinyuran. “Setiap insinyur wajib punya surat tanda registrasi karena banyak sekali cakupan keilmuannya,” ucapnya.
Selain itu, para engineer juga perlu mengikuti sertifikasi kompetensi profesi sesuai bidangnya masing-masing. Hal tersebut berkaitan dengan peran insinyur atau engineer, salah satunya menyampaikan pendapat yang harus dapat dipertanggunjawabkan.
“Dalam waktu dekat akan ada penilaian indeks keinsinyuran yang merupakan program pemerintah pusat. Meski PC PII sudah melalui tahapan tersebut sejak 2021,” imbuhnya.

Pihaknya berharap dukungan dari para engineer dan pemda yang diinisiasi Ir. Suranto (sekarang menjabat sebagai Sekda Purworejo), dapat terus berjalan. Termasuk juga dukungan dari ketua komite beserta anggotanya.
Kepada para anggota PII, Heru mengimbau agar berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat memberikan solusi sesuai keinsinyurannya.
Adapun Ketua Komite PII, Hermawan Wahyu Utomo menyatakan, peran insinyur sangat besar karena berkaitan dalam pembangunan di Purworejo. Direktur PDAM Tirta Perwitasari ini berharap nantinya PII dapat berkesinambungan dan berkolaborasi dengan pemda maupun stakeholder.
Hermawan pun mengimbau kepada para engineer agar bisa membuat perencanaan pembangunan yang matang dan komprehensif. Termasuk menangani masalah lingkungan dan mega trust unruk menghadapi tantangan masa depan. (Dia)


































Comment