PURWOREJO, Melalui mekanisme pemilihan suara dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII Polosoro, Andhi Prasetyawan, Kepala Desa Trirejo Loano terpilih menjadi Ketua Polosoro Periode 2026-2030. Dengan mendapatkan 137 suara dari 181 suara sah peserta musda, Andhi secara sah menggantikan Suwarto, Kepala Desa Jatimalang yang menjabat sebagai Ketua Polosoro dua periode berturut-turut.
Musda VIII berlangsung di Ganeca Convention Hall pada Kamis (23/7/2026) dengan agenda utama pemilihan Ketua Polosoro periode 2026-2030. Ada tiga calon ketua yang diusulkan, berasal dari hasil keputusan 16 kecamatan. Yakni Hery Widoyo Kades Sumbersari Banyuurip, Andhi Prasetyawan Kades Trirejo Loano, dan Juminatun Kades Langenrejo Butuh. Selain Andhi, perolehan suara lainnya Hery mendapat 10 suara, sedangkan Juminatun 33 suara.
Mekanisme pemilihan dilakukan dengan demokratis. Masing-masing delegasi memperoleh hak satu suara dan hasilnya dibacakan oleh panitia penyelenggara. Sebelum pemilihan, ketiga calon menyampaikan visi dan misi terlebih dahulu.
Dalam sambutannya saat pembukaan musda, Suwarto menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan momentum ajang bermusyawarah, bukan memecah belah. “Berbeda pilihan hal yang wajar tapi jangan sampai menjadi permusuhan,” pesannya.
Menurutnya, siapapun yang menjadi ketua akan dipercaya sebagai hasil terbaik musda dan sudah sepatutnya saling menghormati.
Dirinya berharap Polosoro menjadi organisasi yang semakin profesional dan berwibawa serta dapat membawa kemajuan desa. Di akhir sambutannya, ia meminta maaf kepada seluruh anggota bila selama memimpin terdapat kekurangan. “Tapi percayalah, semua yang dilakukan merupakan upaya untuk kemajuan desa di Purworejo,” tegasnya.
Acara musda dihadiri Bupati Yuli Hastuti beserta Wabup Dion Agasi Setiabudi dan forkopimda. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada segenap pengurus dan anggota Polosoro atas terselenggaranya Musyawarah Daerah ini. “Forum ini menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun langkah ke depan, sekaligus memilih kepemimpinan yang akan melanjutkan pengabdian kepada organisasi dan masyarakat,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa kepala desa dan perangkat desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, kemajuan Kabupaten Purworejo sangat ditentukan oleh pemerintahan desa yang profesional serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Dia)



































Comment