PURWOREJO, Perjalanan Tim Ekspedisi Purworejo Antikorupsi (XPAK) 2026 yang diadakan dua hari, berakhir pada Jumat (31/7/2026). Ekspedisi yang dilepas oleh Bupati Yuli Hastuti ini berupa kegiatan Asistensi Peningkatan Efektifitas Pengendalian Korupsi yang diselenggarakan oleh BPKP Perwakilan DIY.
Inspektur Pembantu V Inspektorat Kabupaten Purworejo, Anggit Wahyu Nugroho menyebutkan, program unggulan ini dikemas di bawah bendera Program Pariwara Antikorupsi tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kami memang merancangnya untuk bisa menjangkau wilayah Kabupaten Purworejo dengan target masyarakat yang terpapar penyadaran publik tentang antikorupsi dan nilai-nilai integritas di sebagian besar wilayah. Mulai dari aparatur pemda, desa, fasilitas pendidikan, kesehatan, bahkan hingga komunitas di wilayah pelosok Purworejo,” kata Anggit yang menjadi penggagas kegiatan ini.
Dijelaskannya, ekspedisi XPAK 2026 ini digelar untuk mengampanyekan pencegahan korupsi secara masif, meningkatkan transparansi publik, serta memperkuat budaya integritas hingga ke level pemerintahan desa/akar rumput.
Anggit pun memimpin langsung Tim XPAK yang merupakan kolaborasi perwakilan Inspektorat Daerah, pegiat antikorupsi, serta komunitas otomotif jip. Saat pemberangkatan, Sekda Suranto turut hadir bersama Asisten Bidang Administrasi Umum Sudarmi. Juga Inspektur Kabupaten Purworejo R. Achmad Kurniawan Kadir, Koordinator Pengawas Bidang Investigasi BPKP Perwakilan Yogyakarta Agung Ragil Pujono, dan Direktur PDAU , Rainier.
Prosesi pemberangkatan di halaman Kantor Bupati Purworejo diawali dengan penempelan sticker logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada salah satu kendaraan peserta. Ini menandai kolaborasi program dengan Pemlab Purworejo.

Setelah dilepas Bupati, tim bergerak menggunakan mobil Jimny yang dibranding dengan program Pariwara Antikorupsi serta pesan-pesan integritas dan antikorupsi. Mereka mengunjungi desa-desa, sekolah, dan pusat keramaian. Kegiatan digelar di lapangan berupa dialog interaktif dan pemutaran film edukasi.
Anggit merinci, pada hari pertama Tim XPAK sempat mengunjungi SD Semagung Bagelen dan disambut antusias oleh murid SD tersebut. Di sana para murid mendapatkan nilai-nilai integritas melalui metode bernyanyi.
Selain itu Tim XPAK juga mengunjungi kantor-kantor pemerintahan di Kecamatan Purworejo, Bagelen, Grabag, Kutoarjo dan Gebang. Juga kantor-kantor desa untuk mengajak partisipasinya dalam menyuarakan antikorupsi selama masa kampanye Pariwara Antikorupsi diselenggarakan.
Selanjutnya tim bermalam di Dusun Kaliangkup, Desa Guntur, Bener dengan sasaran sosialisasi pada.perangkat desa setempat dan Desa tetangga, kelompok hadroh Dusun Kaliangkup Guntur.
Sedangkan pada hari kedua, Jumat (31/7/2026) diadakan lomba mewarnai untuk anak usia SD dan diikuti peserta dari kelas 1 hingga 6 dari SD Jolodoro dan MI Kaliangkup, Guntur. Lomba ini diikuti 150 lebih peserta dan dilaksanakan sebagai metode yang dapat diterima oleh anak-anak usia SD.
“Dangan mengangkat tema antikorupsi, sejak dini mereka telah dikenalkan dengan nilai-nilai integritas sejak dini untuk melawan korupsi,” tegas Anggit.
Ia bersyukur acara berjalan lancar sesuai rencana. Pihaknya berharap kegiatan semacam ini akan dapat membawa dampak positif bagi warga Purworejo serta tidak tergiur untuk melakukan korupsi. (Dia)



































Comment