NGOMBOL, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purworejo menggandeng Polosoro menggelar event Kapolres Cup 2026. Turnamen diadakan di GOR Watuaji Desa Kembang Kuning Ngombol selama 11 hari mulai tanggal 5 hingga 15 Juli 2026.
Dalam laporannya, Ketua panitia Andhi Prasetiawan mengatakan, turnamen yang diikuti 16 tim ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Polres Purworejo denga Polosoro Purworejo. Tujuannya adalah untuk membangun kebersamaan melalui olahraga, mempererat persatuan, serta meningkatkan hubungan harmonis antara Polres, pemdes, dan masyarakat.
“Olahraga merupakan media efektif membangun karakter dan menjunjung tinggi sportivitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan atlet yang mengharumkan Purworejo ke tingkat lebih tinggi,” kata Andhi saat upacara pembukaan, Minggu (5/7/2026) malam.
Selaku perwakilan Polosoro pihaknya mengapresiasi Polres yg mendukung penuh turnamen bola voli berhadiah total Rp50 juta ini. Termasuk juga kepada pemda, forkopimda, dan forkopincam yang mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Purworejo.
Kepada atlet Andhi menyebutkan bahwa event ini merupakan sarana silaturahmi dan ajang menunjukkan prestasi mereka kepada masyarakat.
Asisten Sekda Budi Wibowo mewakili Bupati berharap dari turnamen ini dapat menghasilkan atlet beprestasi. Selain juga sebagai ajang memupuk jiwa kebersamaan antara Polres dan masyarakat.
“Olahraga bola voli merupakan cabang olahraga yang sangat merakyat di Kabupaten Purworejo. Melalui turnamen ini kita berharap dapat menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama Purworejo di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Budi.

Selain Asesda, Kapolres AKBP Windy Syafutra beserta jajaran menghadiri acara pembukaan daan pertandingan pembuka antara Berlah Semangka Pagak melawan Asta Tour Bragolan.
Ketua KONI Muhamad Abdullah juga turut hadir memberikan dukungan bersama Kadin Porapar Bangun Erlangga Ibrahim. Ketua Polosoro Suwarto dan beberapa kades juga turut hadir dalam turnamen voli kolaborasi tersebut.
Didampingi Ketua Pengurus PBVSI Purworejo Pramana dan ketua panitia, Suwarto menjelaskan bahwa panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp50 juta. Juara 1 akan memperoleh Rp20 juta, Juara 2 Rp15 juta, Juara 3 Rp10 juta, dan Juara 4 Rp5 juta.
“Turnamen diikuti 16 tim, termasuk dari perwakilan Polosoro. Dalam sistem turnamen ini setiap tim diperbolehkan menggunakan pemain dari luar daerah sesuai regulasi yang telah ditetapkan panitia. Pada fase awal, tim dapat mengombinasikan pemain lokal dan pemain luar daerah,” jelas Suwarto.
Selain dari Purworejo, tim yang yang akan berlaga pada event ini juga berasal dari luar daerah. Yakni Kabupaten Kebumen, dan satu tim dari Kabupaten Wonosobo.
Untuk menambah kemeriahan, pada babak delapan besar hingga semifinal, kuota pemain luar daerah akan ditambah sehingga kualitas pertandingan diprediksi semakin kompetitif. Termasuk mendatangkan atlet voli pro sehingga diharapkan benar-benar bisa menjadi tontonan berkualitas dan menjadi hiburan bagi masyarakat.
Adapun Pramana menambahkan, alasan dipilihnya wilayah Ngombol sebagai lokasi turnamen. Menurutnya, animo masyarakat di siai selatan lebih besar dibanding sisi timur.
Selain itu, panitia juga akan menampilkan eksebisi turnamen putri pada babak semifinal antara tim Porprov Purworejo melawan tim dari luar daerah. (Dia)



































Comment