PURWOREJO, Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) pada tanggal 14 Oktober genap berusia 24 tahun. Untuk memeriahkannya, pengurus dan anggota APSI Kabupaten Purworejo melakukan serangkaian kegiatan dalam sehari pada Sabtu (17/10/2026).
Dimulai dengan jalan sehat mengambil rute awal dan akhir di halaman Gedung Kesenian WR Supratman. Jalan sehat sejauh 3 km dilepas oleh Kadisdikbud Yudhie Agung Prihatno. Seluruh pengurus dan anggota APSI Purworejo yang berjumlah 42 orang pun mendapatkan hadiah hiburan usai jalan sehat.
HUT APSI juga diwarnai aksi baksos berupa pembagian 42 paket sembako bagi masyarakat sekitar. Ketua APSI Purworejo, Sunaryo bersama pengurus dan anggota menyerahkan paket sembako bergantian kepada mereka yang membutuhkan.
Adapun acara inti yakni seminar psikologi pendidikan bertema ‘menjaga kewarasan dalam mendampingi pendidik di era digital’, dengan narasumber Shafrida Fitriaulia Ulfah. Melalui materinya, psikolog ini mengajak para peserta anggota APSI Purworejo untuk terus semangat menghadapi berbagai tuntutan dan tantangan zaman.
Selain itu, psikolog yang menempuh studi S1 dan S2 di Fakultas Psikologi UGM ini juga mengajak anggota APSI Purworejo agar tetap menjaga kewarasan di era digital yang serba cepat dan tidak menentu saat ini.
Dalam seminar yang dihadiri oleh Sekretaris Disdikbud Sigit Supriyanto itu para peserta juga membuka diri dengan mengajukan beberapa hal terkait tugas mereka sebagai pengawas sekolah.
“Seminar ini perlu bagi kami agar dapat tetap menjaga kewarasan dalam mendampingi sekolah,” ungkap Sunaryo. Ia mengungkapkan, satu sisi para pendidik dituntut untuk berprestasi, namun ditekan oleh efiensi dengan perubahan regulasi yang terus terjadi.
“Tantangannya itu ya karena banyak regulasi, sehingga kita harus selalu update dengan regulasi yang ada, dan kadangkala regulasinya tumpang tindih. Sehingga kita harus bagaimana untuk pandai-pandai menyikapi dari banyak hal itu, sehingga kita bisa mendampingi sekolah dengan sebaik-baiknya,” imbuh Sunaryo.

Dirinya pun mengajak para pengawas sekolah untuk bisa termotivasi dalam rangka meningkatkan pendidikan di sekolah. Saat ini anggota APSI di Purworejo ada 42 anggota. Terdiri atas satu Pengawas TK, 36 SD, dan lima SMP.
“Untuk Pengawas SD rata-rata dua orang setiap kecamatan. Mestinya dari Kemenag dan dari SMA – SMK juga. Namun mereka belum bergabung karena kami juga baru saja pelantikan setahun yang lalu,” kata Sunaryo.
Melalui kegiatan ini, dirinya berharap agar semua anggota APSI tetap terjaga semangatnya. Hal itu terkait dengan bermacam-macam pergantian regulasi, aturan dan banyak permasalahan permasalahan dalam dunia pendidikan. “Permasalahan tersebut harus dihadapi dalam rangka menjadi penjamin mutu pendidikan,” imbuh Sunaryo.
Mewakili Kadisdikbud, Sekdin Sigit di sela seminar menyampaikan apresiasi kepada Ketua APSI Purworejo yang berupaya meningkatkan kualitas anggotanya. Menurutnya, standar mutu pendidikan berada di tangan para pengawas sekolah. “Para pengawas sekolah ini menjadi standar kualitas pendidikan. Karena kami hanya menjamin dan menjaga administrasi serta tata kelola pendidikan,” katanya.
Pihaknya pun berjanji akan melakukan pembenahan administrasi. Selain itu juga mengupayakan kendaraan dan laptop bagi anggota pengawas untuk memaksimalkan tugas mereka.
Di sisi lain, dalam pernyataannya secara tertulis, Kadisdikbud Yudhie menyampaikan apresiasi atas kegiatan HUT APSI tahun ini. Menurutnya, momen inj menjadi peneguh bahwa APSI bukan hanya wadah pengikat pengawas sekolah, namun juga motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini berhasil menyatukan ruang kolaborasi, pertukaran ilmu, sekaligus kepedulian sosial. Mulai dari kebugaran fisik melalui jalan sehat, aksi kemanusiaan lewat bakti sosial, hingga edukasi mandiri di seminar pendidikan, semuanya mengarah pada satu tujuan mulia,” ungkap Yudhie.
Selain menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-24 APSI, ia berharap agar Pengawas Sekolah dapat bersinergi dan bertransformasi untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Purworejo. (Dia)


































Comment