PURWOREJO, Saat ini, dari 628.019 penduduk Purworejo yang ber-KTP elektronik, baru 75.504 atau 12,02 persen yang sudah mengakses Identitas Kependudukan Digital (IKD). Padahal IKD ini akan menjadi kunci utama data Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang akan menampilkan data penerima segala bentuk bantuan dari pemerintah baik tunai maupun non tunai.
Terkait dengan hal itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Purworejo berupaya untuk menyosialisasikanya secara masif. Termasuk dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh komunitas maupun organisasi di lingkup pemerintahan desa hingga kecamatan.
Hal itu mengemuka dalam Forum Komunikasi Publik (FKP) Triwulan III yang diadakan oleh Dindukcapil Purworejo di Aula kantor setempat pada Kamis (15/10/2026). FKP dihadiri perwakilan dinKominfostansandi, Bagian Organisasi Setda, Camat Kaligesing dan Kutoarjo, Polosoro, STIE Rajawali Purworejo. Juga Lurah Doplang, Kepala Desa Jelok, dan media.
Dalam FKP tersebut, Kadin Dukcapil Suryadi menekankan, melalui Perlinsos segala bantuan baik tunai maupun non tunai dapat tersalurkan dengan baik. “Ini sekarang sedang tren, perlindungan sosial atau perlinsos baik secara mandiri maupun melalui agen atau pihak yang akan membantu dalam pendataan,” kata Suryadi dalam paparannya.
Ia menegaskan, IKD sebagai kunci utama masuk ke perlinsos. Dirinya berharap masyarakat khususnya yang pernah dapat bantuan dan sudah kerjasama dengan Kios Adminduk dapat diaktifkan kembali IKD-nya. Hal tersebut berdasarkan arahan dari Kemensos. Sehingga setiap orang diharapkan dapat mengakses Perlinsos.
Dalam paparannya, Suryadi juga menyebut 20 desa/kelurahan di Purworejo dengan capaian IKD terbanyak. “Paling banyak Desa Maron. Sedangkan Kios Adminduk terbanyak di Kecamatan Grabag,” ungkapnya.
Para peserta FKP juga memberikan masukan dan apresiasi terhadap kinerja Dindukcapil Purworejo yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan tersebut tiga bulan sekali.
Tak lupa, Kadin Dukcapil juga menyinggung aplikasi Sindolalak yang meliputi aplikasi pendamping terbaru dan dapat diakses melalui Playstore atau website.
Dalam forum tersebut, Suryadi juga menyebutkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Dindukcapil Purworejo yang kini mencapai
90,62. Nilai tersebut mengalami kenaikan dari waktu sebelumnya.
Adapun unsur nilai terendah masih pada masalah waktu penyelesaian, pengaduan saran, dan sarpras dengan interval sama. Pihaknya mengakui terkendala peralatan yang kurang up date. Meski demikian Kadin Dukcapil berharap dapat meningkatkan tiga hal tersebut. (Dia)


































Comment