PURWOREJO, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pemkab Purworejo menggelar Wisuda IV Angkatan XXII Program Studi Diploma 3 Keperawatan Tahun Akademik 2025/2026. Mengusung tema filosofis “Simfoni Nusantara: Tangan Penyembuh Dunia,” upacara kelulusan digelar di Ballroom Novotel Yogyakarta International Airport, Kulon Progo, serta disiarkan secara daring melalui kanal YouTube resmi SPP TV.
Dalam wisuda yang dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Purworejo tersebut, Ketua STIKes Pemkab Purworejo, Wahidin menyebutkan, tema wisuda kali ini merefleksikan dedikasi para lulusan sebagai wujud harmoni keberagaman Indonesia yang bergerak seirama demi misi kemanusiaan universal.
“Para perawat baru ini dipersiapkan menjadi tangan-tangan penyembuh yang tidak hanya mengabdi bagi kesehatan tanah air. Tetapi juga siap merambah panggung pelayanan kesehatan global dengan bekal kompetensi, etika, dan ketangguhan tinggi,” ucap Wahidin dalam sambutannya.
Ia merinci, pada wisuda kali ini terdapat 96 lulusan, terdiri atas 14 laki-laki dan 82 perempuan. Menurutnya, mereka tidak sekadar lulus secara akademis, namun telah ditempa melalui kurikulum praktis dan intensif yang selaras dengan kebutuhan industri kesehatan modern.
Selain itu Wahidin mengungkapkan komitmen STIKes Pemkab Purworejo dalam menjaga kualitas akademik dibuktikan dengan raihan Akreditasi “Baik Sekali” untuk Prodi Diploma 3 Keperawatan. Hal tersebut berdasarkan SK Nomor 0474/LAM-PTKes/Akr/Dip/Khs/XI/2021 dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) Indonesia.
Wahidin menegaskan, standar mutu ini memperkokoh reputasi institusi sebagai salah satu pencetak tenaga kesehatan terpercaya di Jawa Tengah.
Adapun terkait keterserapan kerja global, STIKes Pemkab Purworejo memperluas kemitraan strategisnya ke mancanegara. Melalui kolaborasi bersama LPK Mayabi (Mau Yakin Bisa), sebanyak lima orang lulusan dari angkatan ini tengah menjalani persiapan intensif untuk berkarier langsung di Jepang. Langkah internasional ini melengkapi rekam jejak alumni institusi yang telah sukses menembus fasilitas kesehatan global di berbagai negara.

Tak hanya itu, Wahidin juga mengungkapkan bahwa kematangan kompetensi klinis para mahasiswa pun diasah melalui jaringan kerja sama erat dengan berbagai rumah sakit bernilai strategis. Seperti RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo, RSUD RAA Tjokronegoro Purworejo, RS Amanah Umat Purworejo, RSUD di Kebumen, Prembun, Cilacap, Majenang, dan Surakarta.
Selain kemitraan klinis, dukungan sektor perbankan seperti Bank BNI dan Bank BRI Cabang Purworejo turut memperkuat pilar kesejahteraan akademik kampus. Pada prosesi wisuda ini, sebanyak 20 mahasiswa berprestasi menerima bantuan pendidikan dan beasiswa.
Apresiasi beasiswa dari institusi/yayasan diserahkan kepada 18 mahasiswa lintas program studi (D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, dan S1 Administrasi Rumah Sakit). Sedangkan dua mahasiswa lainnya menerima beasiswa prestasi dari Bank BRI.
Pihak kampus juga secara khusus memberikan penghargaan tertinggi bagi tiga wisudawan terbaik prodi D3 Keperawatan dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang luar biasa. Yakni Imro Husnul Nafinga (IPK 3,98), putra Yusmiyanto dan Taslimah. Berikutnya Bimo Saputro (IPK 3,97), putra Muji Tri Utomo dan Sriyati, serta Olivia Resta Lista (IPK 3,97), putri (Alm) Suyadi dan Sri Sulasih.
Sidang senat terbuka juga dihadiri secara luring oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi. Ia memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi STIKes Pemkab Purworejo dalam mencetak nakes berkualitas.
Turut hadir pula Ketua Yayasan Manggala Praja Adi Purwa Purworejo, Wasilin, Apt beserta para pemangku kepentingan dari berbagai instansi kesehatan nasional.
Melalui pelepasan Angkatan XXII ini, STIKes Pemkab Purworejo kembali membuktikan komitmennya untuk melahirkan tenaga kesehatan yang unggul, humanis, dan adaptif. Lulusan prodi D3 Keperawatan ini kini resmi melangkah sebagai bagian dari Simfoni Nusantara, siap membaktikan diri menjadi tangan penyembuh yang membawa dampak positif bagi dunia. (Dia)


































Comment