PURWOREJO, Tercatat sebanyak 142 siswa kelas 10 dan 11 SMAN 1 Purworejo mengikuti Sosialisasi Penguatan Bakat, Minat, dan Talenta. Mereka adalah para siswa yang memiliki minat, bakat, dan talenta di bidang akademik dan dipersiapkan untuk mengikuti berbagai lomba yang ada di pusat prestasi nasional (puspresnas).
Setelah mendapatkan materi tentang motivasi dan kesehatan mental yang disampaikan oleh motivator Pram Prasetyo Ahmad, berikutnya para siswa memperoleh pendalaman materi dari tinjauan psikologis. Kali ini disampaikan oleh dosen Fakultas Psikologi UII Yogyakarta, Sus Budiharto.
Baik Pram maupun Sus keduanya merupakan alumni SMAN 1 Purworejo yang lebih dikenal dengan sebutan Muda Ganesha (MG). Keduanya juga dikenal sebagai pegiat yang aktif memberikan motivasi kepada para siswa SMAN 1 Purworejo.
Dalam paparan materinya yang disampaikan di Aula SMAN 1 Purworejo pada Jumat (2/10/2026) tersebut, Sus membahas tentang Modal HERO untuk meningkatkan kapasitas diri.
“HERO ini merupakan singkatan dari Hope/harapan, Efficacy/efikasi, Recilience/resiliensi, dan Optimism/Optimisme. Salah satunya dengan mengenal diri sendiri dan teman serta melakukan refleksi,” ujar Sus saat menyampaikan materinya.

Melalui metode ini, para siswa diharapkan dapat mengetahui diri sendiri, dimulai dari memahami makna atau arti nama yang diberikan oleh orang tuanya. Serta upaya untuk mencapai harapan dari nama yang diberikan orang tuanya tersebut. “Karena nama itu adalah doa,” ungkap Sus.
Koordinator OSN SMAN 1 Purworejo, Retno Wijayanti di sela acara menyebutkan, kegiatan seperti ini bertujuan untuk menjaring bakat, minat, dan talenta siswa. “Tidak hanya OSN, tapi juga bidang lain, seperti karya ilmiah dan Mapsi. Juga untuk memberikan motivasi dan menambah kepercayaan diri para siswa,” ujar Retno.
Menurutnya, kegiatan semacam ini sebelumnya sudah pernah dilakukan. “Tetapi belum secara khusus seperti saat ini,” lanjut Retno. Terkait peserta, ia merinci, 105 siswa kelas 10 terdiri atas 64 perempuan dan 41 laki laki. Sedang 37 siswa kelas 11, terdiri atas 30 perempuan dan tujuh laki laki.
Retno pun mengungkapkan berbagai prestasi yang diperoleh siswa SMAN 1 Purworejo, tidak hanya di level kabupaten, namun hingga di tingkat provinsi dan nasional. Seperti halnya hasil Mapsi tingkat kabupaten, SMAN 1 Purworejo melaju ke tingkat provinsi.
Demikian pula dengan siswa yang meraih juara di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia bidang Geografi yang akan melaju ke tingkat provinsi secara daring. Ia menegaskan sekali lagi bahwa para siswa yang memiliki bakat, minat serta talenta tersebut akan terus dibimbing sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal.
Hal tersebut didukung oleh Kepala SMAN 1, Cahyo Winarno yang menyatakan bahwa setiap siswa mempunyai kecerdasan yang harus diberikan wahana untuk mengaktualisasikannya. “SMAN 1 Purworejo berkomitmen memfasilitasi siswa untuk mengaktualisasi kecerdasan tersebut,” tandas Cahyo. (Dia)


































Comment