KALIGESING, Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Purworejo terus berkomitmen memperkuat program ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo. Hal tersebut diwujudkan melalui pengembangan usaha peternakan ayam petelur berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kali ini, kerja sama dijalin dengan BUMDes Berkah Lestari Desa Sumowono, Kecamatan Kaligesing.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penyerahan paket usaha peternakan ayam petelur berkapasitas 396 ekor, Senin (27/7/2026). Ini diharapkan menjadi salah satu unit usaha produktif BUMDes sekaligus mendukung programketahanan pangan desa.
Kegiatan dihadiri Direktur PDAU Rainier beserta tim, praktisi peternakan Sugiharto, Kepala Desa Sumowono Mariono beserta perangkat desa, serta Direktur BUMDes Berkah Lestari Imron Rosidi.
Direktur PDAU mengatakan bahwa pengembangan usaha ayam petelur merupakan upaya mendorong pemanfaatan dana desa agar mampu menciptakan usaha produktif yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membawa kebermanfaatan bagi masyarakat Desa Sumowono pada umumnya dan menjadi bisnis yang berkelanjutan ke depan. Kami juga berharap Desa Sumowono dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam memaksimalkan dana desa melalui program ketahanan pangan,” ujar Rainier.
Menurutnya, usaha peternakan ayam petelur memiliki prospek yang menjanjikan karena kebutuhan telur sebagai sumber protein masyarakat terus meningkat. Selain mampu mendukung ketersediaan pangan, usaha tersebut juga berpotensi meningkatkan pendapatan BUMDes dan menggerakkan perekonomian desa.
Sementara itu, Direktur BUMDes Berkah Lestari menyampaikan apresiasi kepada PDAU atas kepercayaan yang diberikan kepada BUMDes Sumowono untuk menjalin kerja sama pengembangan usaha tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan PDAU. Harapan kami, usaha ini tidak hanya berhasil sebagai unit bisnis BUMDes, tetapi juga menimbulkan efek berganda atau multiplier effect bagi kemajuan BUMDes dan perekonomian Desa Sumowono,” katanya. (Ita)



































Comment