PURWOREJO, Musyawarah Daerah (Musda) VIII Paguyuban Kepala Desa/Kelurahan di Purworejo atau Polosoro tidak hanya menetapkan Andhi Prasetyawan sebagai Ketua Periode 2026-2030, namun juga menghasilkan poin penting rekomendasi untuk disampaikan kepada pemda maupun pemerintah pusat. Salah satunya yakni rekomendasi untuk pemerintah pusat untuk penyelesaian segera pembangunan Bendung Bener.
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam sidang pleno tahap akhir yang disampaikan oleh Dwinanto selaku ketua panitia Musda VIII di Ganeca Convention Hall, Kamis (23/7/2026).
“Pembangunan Bendung Bener selama ini kita nilai berjalan lambat dan hingga kini masih mundur dari rencana semula,” ucap Dwinanto di hadapan delegasi peserta musda.
Rekomendasi lainnya yang akan diberikan untuk kepengurusan yang baru yakni segera memiliki atau membuat badan hukum Polosoro sesuai perundangan yang berlaku. Juga meningkatkan sinergitas dengan pemda dalam memajukan Purworejo. Termasuk memajukan kesejahteraan masyarakat Purworejo.
Agenda lain dari musda kali ini yang dihasilkan oleh tim perumus yakni menghasilkan empat keputusan penting. Yakni iuran per desa per tahun, komponen keanggotaan Polosoro, masa jabatan, dan delegasi musda.
Terkait iuran per desa per tahun, disepakati senilai Rp500 ribu, disetor setiap empat bulan sekali. Hal tersebut di luar adanya kondisi mendesak dan berdasarkan keputusan rapinya dapat dilakukan iuran tambahan.
Berikutnya, komponen anggota Polosoro tidak pada periode berikutnya tidak mengikutkan kepala kelurahan sebagai anggota. Hal itu karena masa jabatan yang tidak sama dengan kepala desa.
Selanjutnya, masa jabatan disepakati empat tahun dari waktu sebelumnya yakni tiga tahun. Adapun delegasi musda, disepakati proporsional sesuai jumlah desa yang ada di kecamatan tersebut. Tidak lagi mengacu 10 delegasi per kecamatan.
Meski sempat molor dari waktu yang telah ditetapkan, secara umum Dwinanto menyebutkan acara musda secara keseluruhan berjalan lancar. “Kami berharap hasil ini dapat membawa kemajuan tidak hanya bagi Polosoro namun juga bagi Purworejo dan pemda sebagai mitra,” tandas Dwinanto. (Dia)



































Comment