LOANO, Berawal dari mendampingi satu anak yatim pada 2018, kepedulian seorang warga Dusun Prigi, Desa Tridadi, Kecamatan Loano terus berkembang hingga kini menjangkau 30 anak yatim. Memasuki tahun kedelapan program pembinaannya, Yan Budi Nugroho menghadirkan inovasi baru berupa Warung Sembako Gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim binaannya.
Peluncuran warung sembako tersebut dilakukan pada Kamis (24/6/2026), bertepatan dengan bulan Muharram 1448 Hijriah dan menjadi bagian dari kegiatan tahunan “Lebaran Anak Yatim” yang selama ini rutin diselenggarakan. Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan MTs.
Menurut Yan, keberadaan warung sembako gratis merupakan upaya untuk mempermudah penyaluran bantuan sekaligus mempererat hubungan dengan anak-anak yatim yang selama ini ia dampingi.
“Kalau harus mengunjungi satu per satu setiap bulan, waktunya cukup terbatas. Dengan adanya warung ini, anak-anak yatim binaan bisa langsung mengambil kebutuhan yang diperlukan, seperti beras, minyak goreng, tepung, maupun telur,” ujarnya.
Sebelum mendirikan warung sembako, Yan bersama keluarganya secara rutin menyalurkan bantuan langsung ke rumah-rumah anak yatim. Dalam sehari, ia biasanya mengunjungi dua hingga tiga anak yatim. Saat dirinya bekerja, distribusi bantuan kerap dibantu oleh sang ibu.
Meski tidak pernah merencanakan secara khusus pendirian warung sembako gratis, Yan menilai keberadaan sebuah tempat khusus dapat menjadi sarana untuk memperluas kepedulian masyarakat terhadap anak yatim.
“Saya berpikir kebutuhan anak-anak ini tidak hanya uang atau sembako. Kalau ada tempat atau wadah, akan lebih banyak orang yang peduli dan ikut membantu mereka,” katanya.

Selain menjadi tempat bagi anak-anak yatim untuk memperoleh kebutuhan pokok, warung tersebut juga dibuka sebagai media bagi para dermawan yang ingin menyalurkan bantuan. Berbagai kebutuhan pokok yang dititipkan donatur nantinya akan dikelola dan disalurkan kepada anak-anak yatim yang membutuhkan.
Selama menjalankan program tersebut, Yan mengaku mendapat dukungan besar dari keluarga dan orang-orang terdekat yang selama ini turut membantu keberlangsungan kegiatan sosial tersebut.
“Dari satu anak hingga sekarang mencapai 30 anak yatim, mereka terus mendukung. Kebanyakan yang membantu saya memang seperti keluarga sendiri,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Yan menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang selama ini ikut mendukung pembinaan anak yatim yang dijalankannya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh dermawan yang telah membantu kegiatan sosial ini. Tanpa dukungan mereka, mungkin kami tidak bisa melangkah sejauh ini. Semoga Allah SWT memberikan kelimpahan rezeki, kesehatan, dan keberkahan kepada semua yang telah berbagi,” tuturnya.
Melalui keberadaan Warung Sembako Gratis tersebut, Yan berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memberikan perhatian kepada anak-anak yatim, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
“Saya ingin kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan dampak positif bagi lingkungan. Semoga semakin banyak orang yang peduli karena anak-anak yatim sangat membutuhkan perhatian dan pertolongan kita, apalagi di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang,” pungkasnya. (Ita)



































Comment