PURWOREJO, Prof. Dr. Sudar, M.Pd dikukuhkan menjadi guru besar kelima di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr). Pengukuhan dilakukan dalam Rapat Senat Terbuka di Auditorium Kasman Singodimejo, Rabu (29/4/2026). Sejumlah tamu undangan dari unsur akademisi dan kemuhammadiyahan menghadiri acara pengukuhan tersebut.
Prof. Sudar dikukuhkan menjadi guru besar berdasarkan SK Mendiktisaintek No.43804/M/KPT.KP/2025. Dosen Bahasa Inggris bidang ilmu Linguistik Terapan ini memulai karir sebagai Guru Bahasa Inggris di salah satu SMA di tempat kelahirannya, Kebumen.
Prof. Sudar menempuh studi sarjana di UMPwr tahun 1992 hingga 1996. Selanjutnya program magister di Unnes tahun 2002 hingga 2004 dan menyelesaikan doktoral di universitas yang sama di tahun 2014. Adapun karirnya di UMPwr dimulai tahun 1999 sebagai dosen Bahasa Inggris.
Dosen magister pendidikan ini juga menjabat sebagai Direktur Pasca Sarjana UMPwr. Selama karirnya sebagai dosen, Prof. Sudar telah menghasilkan puluhan jurnal ilmiah berskala nasional Sinta (Science and Technology Index) hingga internasional Scopus. Semuanya tentang linguistik terapan.
Dalam orasinya yang sebagian disampaikan menggunakan Bahasa Inggris, Prof. Sudar membahas disertasinnya tentang “Digital BBC English Tect Berfokus pada Morfologi untuk Meningkatkan Ketrampilan Membaca Kritis, Penguasaan Kosakata, dan Pengintegrasian Nilai Nilai Islam dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di PTM/A”.
Ia menjelaskan, Digital BBC Islamic English Text yang berfokus pada morfologi, dapat digunakan sebagai salah satu materi alternatif untuk meningkatkan keterampilan membaca kritis, mengusai kosakata, dan menintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi Mahasiswa PTM/A.
Menurutnya, BBC, sebuah perusahaan penyiaran yang berdiri pada tahun 1922 merupakan salah satu sumber materi Digital Islamic English Text. “Dengan demikian, tidak diragukan bahwa untuk mengakses Digital Islamic English Text, Digital BBC Islamic English Text salah satu materi alternatif Critical Reading Skill yang mudah diaskses,” jelasnya.
Digital BBC Islamic English Text dapat dijadikan materi alternatif untuk pembelajaran bahasa Inggris dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan dengan pengkajian morfologi dan kosakata yang merujuk kepada Islamic English Text.
Tak hanya itu, Prof. Sudar juga menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pemebelajaran Bahasa Inggris merupakan sebuah keniscayaan untuk dilakukan. Ia menyimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris dapat dilakukan di PTM/A pada umumnya, dan UMPwr khususnya.

Rektor UMPwr, Dr. Teguh Wibowo dalam sambutannya menyebutkan bahwa Prof. Sudar merupakan guru besar pertama alumni IKIP Muhammadiyah. Menurutnya, perkembangan PTM besar seperti UMS, UMY, dan UMPurwokerto sudah banyak memiliki profesor.
“Tapi PTM di wilayah Kedu Selatan, jumlah guru besar masih sedikit. Oleh sebab itu kami mendorong para dosen, termasuk saya, untuk dapat segera menyelesaikannya,” kata Rektor.
Ia menyadari bahwa guru besar punya peran besar, tidak hanya sebagai pengajar atau dosen, tetapi juga sebagai penjaga integritas keilmuan. “Saya berharap di kampus kita ini segera bertambah lagi guru besarnya, untuk meningkatkan posisi UMPwr di tingkat nasional,” tandasnya.
Di sisi lain, Prof. Sutrisno dari Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk performa keunggulan. Yakni berupa peningkatan SDM yang unggul.
Menurutnya, aset perguruan tinggi terbesar adalah keunggulan SDM. Sehingga dirinya mendorong dosen yang belum doktor untuk segera mendaftar.
Prof. Sutrisno pun menyampaikan pesan dari Ketum PP Muhammadiyah. Yakni agar SDM di PTM dapat mengembangkan bidang keilmuan masing-masing dengan memasukkan ranah keislaman dan kemuhammadiyahan dalam setiap ilmu yang dikembangkan. Seperti yang dilakukan oleh Prof. Sudar.
Pihak Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 6 (LL Dikti 6) yang diwakili Kabag Umum Adhrial Refaddin pun mendukung peningkatan SDM dosen hingga level tertinggi yakni guru besar. Ia berpendapat bahwa guru besar harus membangun track record dan dimulai dari seorang dosen. “UMPwr harus punya capaian yang terarah.
Termasuk keterlibatan dosen dalam publikasi ilmiah internasional,” ucap Adhrial.
Pengukuhan Guru Besar ini juga dihadiri Rektor UMPwr sebelumnya, yakni Dr. Rofiq Nurhadi dan Muh. Fakhrudin, M.Hum. Dalam pengukuhan tersebut juga diiringi Karawitan UMPwr yang membawakan beberapa tembang Jawa. (Dia)



































Comment