YOGYAKARTA, Siswa SD KUB Muhammadiyah Purworejo yang tergabung dalam klub Broadcasting kembali menunjukkan bakatnya di dunia penyiaran dengan tampil di salah satu stasiun televisi di Yogyakarta. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan melalui siaran langsung, kali ini mereka menjalani proses shooting taping di Sangaji TV.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah dengan Jogja Broadcast Learning dalam upaya mengembangkan potensi siswa di bidang penyiaran sejak usia dini. Sebanyak 11 siswa terlibat dalam kegiatan ini dan tetap tampil percaya diri meski menghadapi format produksi yang berbeda.
Dalam penampilannya, para siswa menunjukkan beragam bakat seperti storytelling, dongeng, tarian Cingpoling, hingga ceramah. Tidak hanya tampil di depan kamera, mereka juga dilibatkan secara langsung dalam proses produksi televisi, mulai dari persiapan, latihan, hingga praktik sebagai presenter dan pengisi acara.
Usai proses shooting, para siswa juga mendapat pengalaman tambahan dengan mengikuti siaran di Radio Sangaji. Hal ini menambah wawasan mereka di dunia penyiaran.
Pembina ekstrakurikuler broadcasting, Khoiriyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap minggu. Materi yang diberikan mencakup public speaking, teknik vokal, penulisan naskah, hingga praktik langsung sebagai presenter dan reporter.

“Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung praktik membuat konten. Pembelajaran dilakukan secara bertahap dan menyenangkan, sehingga mereka lebih percaya diri,” ujarnya.
Khoir menambahkan, program ini telah menunjukkan hasil positif. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya keberanian, kreativitas, serta kemampuan kerja sama tim siswa. Hasil karya mereka pun mulai berkembang, seperti video sederhana dan podcast sekolah.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Haliza Nur Azieta, menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, berprestasi, mandiri, dan Islami. Hal tersebut diwujudkan melalui perpaduan pendidikan karakter, pembelajaran aktif, serta pengembangan minat dan bakat siswa.
“Nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial terus ditanamkan dalam keseharian sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa,” ungkapnya.
Haliza juga menyampaikan bahwa sekolah menyediakan berbagai program unggulan, baik akademik maupun non-akademik. Termasuk ekstrakurikuler broadcasting, seni, dan olahraga untuk mendukung kreativitas siswa. Berbagai prestasi yang telah diraih menjadi bukti kualitas pendidikan yang terus dikembangkan. (Ita)



































Comment