PURWOREJO, Hari kedua pelakksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMPN 4 Purworejo, kuota pendaftaran Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen atau 51 langsung terpenuhi. Hingga hari kedua pada Kamis (18/6/20×6), tercatat sebanyak 127 siswa yang mendaftar melalui jalur ini.
“Kami sudah melakukan verifikasi kepada 127 pendaftar melalui Jalur Afirmasi, yang akan diterima sebanyak 51 anak,” kata Ketua panitia SPMB SMPN 4, Pawitno pada Kamis (18/6/2026).
Selain Afirmasi, pendataran yang dilakukan pada jadwal awal SPMB yakni Jalur Mutasi. Dari 12 kuota Jalur Mutasi hingga hari terakhir jadwal pendaftaran, tercatat hanya satu pendaftar. Hasil dari penerimaan melalui Jalur Afirmasi maupun Mutasi akan diumumkan pada tanggal 19 Juni, kemudian daftar ulang pada tanggal 22 Juni.
Adapun kekurangan Jalur Mutasi, kata Pawitno yang juga menjabat Waka Kesiswaan SMPN 4, nantinya akan dimasukkan ke Jalur Domisili. Jalur ini menerima total 116 siswa atau sebanyak 45 persen dari kuota. Kuota 116 siswa itu rinciannya dari Domisili Radius 90 siswa (35 persen) dan Domisili Wilayah 26 siswa (10 persen).
Jalur lainnya yakni Prestasi sebanyak 77 siswa atau 30 persen dari total kuota. Pendaftaran Jalur Domisili maupun Prestasi, menurut Pawitno, akan dimulai pada tanggal 23 hingga 25 Juni. Setelah diversifikasi akan diumumkan pada tanggal 27 Juni. Berikutnya daftar ulang pada tanggal 29 hingga 30 Juni.

Menurut Pawitno, secara keseluruhan kuota tahun lalu mengalami sedikit perbedaan dibanding saat ini. Tahun lalu dari Jalur Prestasi sebanyak 25 persen, Domisili 50 persen terdiri atas Domisili Wilayah 10 persen dan Radius 40 persen. Sedangkan presentasi di Jalur
Afirmasi dan Mutasi tetap.
Pawitno menjelaskan, tahun ini SMPN 4 menerima 256 siswa yang terbagi ke dalam delapan rombongan belajar (rombel). Masing-masing rombel atau kelas berisi 32 siswa. Iapun menyatakan optimistis target tersebut bisa terpenuhi. “Tahun lalu jumlah pendaftar di SMPN 4 bahkan hampir dua kali lipat dari jumlah kuota,” ujar Pawitno.
Terpisah, Kepala SMPN 4, Teguh Prayitno berharap pelaksanaan SPMB dapat berjalan lancar. Termasuk dalam penentuan titik koordinat (tikor) sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Selain itu pihaknya juga berharap mendapatkan siswa yang baik. Kalaupun tidak dari prestasi, tetapi paling secara karakter mereka merupakan anak yang baik. (Dia)



































Comment