PURWOREJO, Warga Purworejo khususnya yang berada di wilayah Kutoarjo dan sekitarnya antusias menonton lomba balap lari sprint 100 meter yang digelar malam hari. “Ramadan Race” dihelat Rabu (18/3/2026) malam mulai pukul 21.00 di depan jalan pendopo rumah dinas wakil Purworejo, Dion Agasi yang berlokasi di Kutoarjo. Istri Wabup, Raja Thifal Mazaya Izzati pun turut serta dalam kategori putri.
Para penonton yang mayoritas anak muda inipun berjejalan di tepi lintasan yang digunakan untuk dua pelari sekali race tersebut. Lomba yang diinisiasi oleh Wabup Dion ini mendapat dukungan penuh dari pihak Polres Purworejo dan pemda melalui Dinporapar.
“Event ini memang diinisiasi oleh Wabup Dion untuk memberi wadah kepada remaja Purworejo yang suka melakukan balap liar. Yakni dengan mengadakan Ramadan Race yang diikuti 50 peserta putra dan 20 putri,” kata ketua panitia Andika Ramadani Priyanto di sela lomba.
Panitia menggunakan sistem lomba knockout atau gugur. Panitia menyediakan dua lintasan per hit, mulai dari babak penyisihan, semi final hingga final. “Kita menggunakan jarak sprint pendek yakni 100 meter karena hampir semua remaja bisa melakukannya,” imbuh Andika.
Setiap peserta tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis. Adapun untuk juara 1, 2, dan 3, Wabup Dion menyediakan hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp1 juta, Rp750 ribu, dan Rp500 ribu.

Selain itu juga disediakan hadiah untuk peserta best costume atau yang mengenakan kostum unik. Tampak beberapa peserta terutama yang pria tampil mengenakan kostum.”nyeleneh” seperti daster dan topi pantai.
Pihaknya bersyukur, meski baru pertama kali diselenggarakan, namun event lomba lari malam ini menjadi tontonan menarik bagi warga khususnya remaja dan generasi muda. Mereka antusias menyaksikan lomba hingga akhir.
Ramadani menyebut, persiapan event ini dilakukan sekitar dua minggu dengan berkolaborasi bersama beberapa pihak, termasuk Polres Purworejo. Melalui event seperti ini diharapkan dapat mengurangi kegiatan balap liar terutama yang dilakukan oleh remaja atau generasi muda.
Kadin Porapar, Bangun Erlangga Ibrahim (Annga) yang didapuk menjadi salah peserta lari hiburan bersama Kabag SDM Polres Purworejo, AKP Markotib mengapresiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan positif seperti ini dapat mencegah perilaku negatif generasi muda berupa balap liar maupun kegiatan ilegal lainnya. Tak hanya itu, secara tidak langsung event seperti ini
Selain itu, menurut Angga, lomba lari 100 meter ini juga sekaligus menjadi ajang seleksi atau pencarian bibit unggul atlet lari 100 meter di Purworejo. (Dia)






































































Comment