BENER, Tasyakuran Kelulusan Siswa SMK Ma’arif NU 1 Bener Angkatan XX berlangsung khidmat. Acara yang berlangsung di halaman sekolah pada Jumat (15/5/2026) malam, selain menghadirkan grup selawat juga diisi pengajian akbar yang diikuti oleh orang tua siswa kelas 12 dan masyarakat umum.
Semula, pengajian akan disampaikan oleh Mustayar PBNU, Prof. KH Said Aqil Siradj. Namun berhalangan hadir karena sakit, sehingga digantikan oleh Katib Syuriah PBNU KH Ahmad Nadhif Abdul Mujib.
Sejumlah tamu undangan dari unsur pendidikan dan juga forkopimda serta forkopincam pun turut menghadiri acara tersebut. Termasuk juga para ulama di kalangan NU, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD.
Sebelum pengajian dan selawat, acara diawali dengan pembacaan kitab kuning oleh sembilan perwakilan siswi kelas 10 dan 11. Kitab kuning yang dibacakan bertutur tentang kewajiban anak untuk berbudi mulia dan segala macam nikmat Allah. Selain itu juga tahlil yang dipimpin oleh KH Dawud Maskuri selaku Rais Syuriah PCNU Purworejo.
Kepala SMK Ma’arif NU 1 Bener, Muhammad Churdaini menyebutkan, acara ini merupakan bentuk rasa syukur siswa kelas 12 yang telah dinyatakan lulus. “Ada sebanyak 198 siswa kelas 12 yang mengikuti kegiatan tasyakuran kelulusan. Sebelumnya, mereka telah diwisuda pada Jumat pagi,” kata Churdaini.

Ia juga menyampaikan bahwa dari ratusan siswa yang telah lulus tersebut, sebagian telah diterima di dunia kerja. Selain juga mereka yang tengah mendaftar pada beberapa lapangan pekerjaan. “Sebanyak 30 persen lulusan sudah bekerja, sedangkan lainnya sedang menunggu panggilan kerja,” ucapnya.
Churdaini menambahkan, kegiatan iyang sudah menjadi tradisi tahunan ini dapat terselenggara berkat kerja sama orang tua siswa kelas 12 serta dukungan puluhan mitra sekolah.
Meski hujan mengiringi saat pengajian dan selawatan berlangsung, hal itu tidak menyurutkan minat para hadirin untuk tetap mengikuti acara hingga selesai. Termasuk dalam melantunkan selawat yang dipimpin Gus Mustangin dari Yogyakarta, diiringi hadroh Sifaul Qulub Purworejo.
Dengan diiringi sound system yang mumpuni serta tata lampu yang apik, membuat peserta acara selawat dan pengajian betah mengikuti acara yang berlangsung tertib tersebut.
Hal itu sesuai dengan harapan Churdaini. Yakni agar acara tersebut tidak hanya membawa kesan bagi siswa, namun juga bermanfaat untuk masyarakat. Termasuk juga bagi para pedagang yang mengais rejeki dari acara tersebut. (Dia)



































Comment