PURWOREJO, Warga Doplang antusias mengikuti launching Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang digelar di gedung baru, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan peresmian Koperasi Merah Putih se-Indonesia secara virtual yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Selain mengikuti peresmian virtual nasional, panitia juga menghadirkan pameran produk UMKM warga serta pelayanan kesehatan gratis.
Warga tampak ramai mendatangi stan UMKM yang menampilkan berbagai produk lokal dari masyarakat Doplang.
Sementara itu, layanan kesehatan gratis juga dimanfaatkan warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
Ketua KKMP Doplang, Sutrasno menyampaikan koperasi dibentuk sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan merah putih.
Menurutnya, tujuan utama pembentukan koperasi yakni memperkuat kemandirian ekonomi kelurahan, menstabilkan harga kebutuhan pokok, serta menyediakan ruang pemasaran bagi produk UMKM warga.

“KKMP Doplang dikelola oleh 18 sumber daya manusia yang berasal dari warga kelurahan sendiri. Struktur organisasi sudah lengkap mulai kepala toko, asisten manajer, kasir, pegawai toko, simpan pinjam hingga pengurus koperasi,” kata Sutrasno.
Pada tahun pertama, KKMP Doplang menargetkan memiliki 1.000 anggota aktif, menjadi pusat distribusi sembako, memasarkan produk UMKM warga dari enam RW, hingga menerapkan sistem pencatatan digital terintegrasi.
Seperti lainnya, KKMP Doplang juga menerima bantuan kendaraan operasional berupa truk, mobil pick up, dan motor roda tiga. Kendaraan tersebut nantinya digunakan untuk mendukung distribusi beras dari Bulog maupun pengangkutan pupuk agar kebutuhan masyarakat dapat tersalurkan tepat waktu.
“Kalau posisi kendaraan sedang free, nantinya juga bisa disewakan berdasarkan keputusan rapat pengurus dan pengelola,” ujarnya.
Meski demikian, hingga saat ini koperasi belum dapat melakukan penjualan karena Nomor Induk Koperasi (NIK) untuk koperasi di Jawa Tengah masih belum dibuka.
Sutrasno mengungkapkan kondisi tersebut terjadi karena masih terdapat sejumlah komoditas yang belum seluruhnya terkirim. Ia berharap keberadaan KKMP Doplang nantinya benar-benar dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang mandiri, kuat, dan berkeadilan. (Ita)



































Comment