MAGELANG, DPC Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Purworejo menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) PA GMNI se-Eks Karesidenan Kedu yang digelar di Joglo Panglipuran, Kecamatan Borobudur, Magelang, Minggu (13/9/2026).
Konfercab yang diikuti 86 peserta berasal dari Magelang Raya, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, dan Kebumen bertujuan untuk melakukan reorganisasi, konsolidasi, sekaligus menyusun program kerja organisasi ke depan.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ketua DPD PA GMNI Jawa Tengah yang diwakili Ketua Harian DPD PA GMNI Jawa Tengah Abang Baginda Mahfuz Hasibuan, Bupati Magelang sekaligus Ketua PA GMNI Magelang Raya Grengseng Pamuji, Wali Kota Magelang Damar, serta Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir.
Ketua pelaksana Konfercab, Ferry Endrian, mengatakan forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan keberlanjutan organisasi PA GMNI di wilayah Karesidenan Kedu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magelang Grengseng Pamuji berharap para alumni dan kader GMNI dapat mengambil peran sebagai penggerak masyarakat sekaligus menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno.
“Saya berharap kita menjadi penggerak masyarakat dan masyarakat yang lebih paham nilai-nilai Bung Karno. Saya yakin kader-kader GMNI yang hadir mampu melakukan itu,” ujarnya.
Menurut Grengseng, tantangan organisasi dan masyarakat ke depan semakin besar, terutama di tengah kondisi pragmatisme yang berkembang. Karena itu, ia mendorong kader GMNI untuk memulai kontribusi dari lingkungan masing-masing.
“Tantangan ke depan luar biasa. Di tengah pragmatisme, saya berharap dari hal kecil kita menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” kata Grengseng.

Ia juga berharap seluruh kader dan alumni GMNI dapat menjaga kekompakan, khususnya di wilayah Magelang. Menurutnya, organisasi perlu membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan tidak dapat berjalan sendiri.
“Entitas kita sebagai organisasi tidak bisa mengandalkan (diri sendiri). Bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian DPD PA GMNI Jawa Tengah Abang Baginda Mahfuz Hasibuan menegaskan bahwa Konfercab tidak hanya dimaknai sebagai forum pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, forum tersebut merupakan bagian penting dari konsolidasi organisasi untuk menentukan arah dan konstruksi organisasi dalam lima tahun mendatang.
“Konfercab sebagai bagian dari konsolidasi menjadi forum tertinggi, tidak hanya pergantian kepengurusan,” ujarnya.
Ia berharap Konfercab mampu melahirkan gagasan-gagasan baru untuk membangun organisasi yang semakin kuat, berkarakter, dan berdikari.
“Ke depan bisa menggagas ide-ide tentang organisasi yang lebih kuat, berkarakter, berdikari. Harapannya konstruksi lima tahun ke depan bisa semakin kuat dan solid,” katanya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sidang organisasi yang dipimpin Pengurus DPD PA GMNI Jateng Pantjaraningtyas Putranto dan Margareta Ega Rindu.
Dalam sidang tersebut, masing-masing cabang menyerahkan berita acara yang berisi kesepakatan mengenai ketua terpilih serta tim formatur atau tim penyusun kepengurusan. (Ita)


































Comment