PURWOREJO, Sebanyak 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo mengikuti pameran dalam rangka peringatan Hari Nasional (Harnas) ke-11 UMKM. Kegiatan yang diadakan Forum UMKM Kabupaten Purworejo bersama Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo ini digelar di Alun-alun Kutoarjo selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (20-22/8/2026).
Beraneka produk dan jasa ditawarkan dalam pameran bertema Kutoarjo Local Pride ini. Mulai dari kuliner, kriya, aneka buah langka seperti black sapote atau sawo hitam dan kiwi yang berasal dari budidaya di Desa Jagran Ngombol, hingga jasa cukur rambut dengan tarif suka-suka.
“Bayarnya suka-suka, tapi cukurnya gak suka-suka alias serius. Ini tukang cukurnya berasal dari komunitas cukur di Purworejo yang masuk kategori UMKM,” kata Kadin KUKMP Purworejo, Wiyoto Harjono di sela-sela peninjauan gerai UMKM usai acara pembukaan.
Lebih lanjut Wiyoto menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun dan kali ini Kecamatan Kutoarjo menjadi tuan rumah. Tercatat ada 20 tenant UMKM unggulan yang memamerkan aneka produk mereka.
Selain makanan dan minuman, produk lainnya yakni pangan, kriya, fashion, dan inovasi teknologi lokal. Selain itu panitia juga menyediakan 15 tenda sponsorship.

“Ada tujuh fokus utama kegiatan ini. Pertama gelar produk unggulan atau UMKM exhibition. Kedua, inovasi startup, talkshow, and creative discussion. Ketiga, clinic and consultation hub UMKM untuk usaha diagnosis dan solusi bisnis. Keempat, local pride competition and creative arena. Kelima, Harmoni local pride work dan pesta kuliner rakyat, jalan santai dan keakraban. Keenam, cultural heriitage and folk entertainment berupa panggung mahakarya kesenian dan hiburan rakyat. Ketujuh, Karnaval Grebeg Gunung 16 Kecamatan,” jelas Wiyoto.
Kolaborasi juga dilakukan bersama panitia HUT RI di Kecamatan Kutoarjo berupa kegiatan jalan santai.
Melalui kegiatan ini pihaknya berharap agar ekonomi masyarakat bergerak. Juga UMKM bisa naik kelas, tidak lagi kelas mikro kecil, tapi bisa jadi menengah. Kemudian yang penting adalah multiplayer efect dari kegiatan ini.
“Jadi di kegiatan ini, kita berharap tidak sekedar berhenti di kegiatan ekspo saja, tapi ada nanti ada bisnis matching, kontrak dengan berbagai pihak. Jadi UMKM forum ini sekaligus juga mengenalkan potensi mereka,” pungkas Wiyoto.
Adapun Staf Ahli Bupati Purworejo Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Hadi Pranoto yang hadir mewakili Bupati menegaskan bahwa UMKM punya peran penting untuk menggerakkan ekonomi. “Kemudian juga ada fungsi lapangan kerja, selain pengembangan kreativitas dan potensi lokal,” ujarnya.
Hadi menandaskan bahwa ajang ini sebagai upaya produk-produk lokal unggulan dapat makin dikenal luas. Baik lokal, regional, dan bahkan bisa menembus pasar ekspor. “Pemerintah mendorong upaya tersebut,” pungkasnya. (Dia)









































































Comment