PURWOREJO, Kesadaran kolektif untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Purworejo harus dimiliki oleh semua atlet yang akan mengikuti Porprov Jawa Tengah. Hal tersebut ditekankan oleh Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi selaku Ketua Kontingen Kabupaten Purworejo saat memberikan motivasi kepada para atlet.
Pada kegiatan yang diselenggarakan usai para atlet menjalani tes fisik tahap akhir pada Minggu (20/9/2026) tersebut, Dion menyatakan keinginannya untuk membangun kesadaran kolektif para atlet agar membawa nama baik Purworejo.
“Saya hanya menuntut satu hal kesadaran kolektif, yakni berangkat membawa nama baik Purworejo. Tidak peduli cabor apapun, harus punya kesadaran kolektif untuk membawa nama baik Kabupaten Purworejo. Berikan yang terbaik untuk Kabupaten Purworejo,” ujarnya.
Selain itu, selaku ketua kontingen, Dion juga mengungkapkan bahwa baru pertama kali ini para atlet Porprov diberi uang transport selama enam bulan. “Walaupun secara fiskal, Purworejo mengalami penurunan jauh dari waktu sebelumnya, tapi Alhamdulillah berkat dorongan anggota DPRD, ada dukungan stimulus buat para atlet,” ucap Dion.
Baginya, merupakan suatu kehormatan bisa memimpin kontingen Purworejo. Ia pun kembali berpesan agar atlet Purworejo jangan minder dengan nama-nama besar, termasuk adanya atlet nasional dari daerah lain.

“Keluarkan kemampuan terbaik saat bertanding sehingga tidak ada penyesalan setelah Poprov. Saya optimistis ada peningkatan prestasi dari waktu sebelumnya,” tandasnya.
Dalam pembekalan tersebut, Sekda Suranto turut hadir bersama beberapa anggota DPRD serta Dandim 0708 LetKol Inf. Ketut Hendra Budihardja. Dandim pun berharap agar seluruh atlet berjuang semaksimal mungkin. “Seperti halnya dalam militer, jangan menyerah karena sarana fasilitas yang terbatas. Buktikan dapat bertanding dengan maksimal,” ujarnya.
Adapun pembekalan dan motivasi untuk para atlet disampaikan oleh Prof. Fauzi Idris dari UNY. Dalam kesempatan tersebut dirinya menekankan agar para atlet punya motivasi dan kepercayaan diri yang tinggi untuk dapat berhasil.
“Jangan menangis saat pertandingan, tapi menangislah saat latihan,” ucapnya. Selain itu para atlet juga dituntut untul memiliki mental juara, menjaga regulasi emosional, dan mampu berpikir jernih.
Selain pembekalan dan tes fisik, pada kesempatan tersebut para atlet juga mendapatkan Poprov kit berupa tas, jaket, celana training, kaos, topi, dan sepatu beserta kaos kaki. (Dia)


































Comment