KUTOARJO, Sebagai wadah pembinaan iman dan seni Islami, SMK Institut Indonesia (ii) meluncurkan Tim Hadroh Nada Instindo. Peluncuran perdana grup hadroh dilakukan bersamaan dengan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW di sekolah tersebut pada Jumat (11/9/2026).
Sebagai langkah awal, Grup Hadroh Nada Instindo beranggotakan 25 orang, yakni 15 putra dan 10 putri. “Ini merupakan kegiatan ekstra kulikuler untuk siswa sebagai wadah peningkatan iman dan seni mereka,” kata Kepala SMK ii, Shinta Kusumastuti usai meluncurkan secara resmi.
Selain membawakan beberapa lagu rohani dengan iringan musik khas, anggota grup hadroh tersebut juga mengiringi KH Ahmad Abdul Haq yang menjadi pengisi materi tausyiyah peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Selain siswa, peringatan Maulud Nabi juga diikuti guru SMK ii.
Atas peluncuran Grup Hadroh Nada Instindo tersebut, Shinta menyatakan rasa syukur dan bangga. “SMK ii bukan hanya menampilkan keterampilan akademik saja, melainkan juga mengasah kepekaan terhadap nilai religi dan seni yang digabungkan dalam satu irama indah dan meneduhkan,” kata Shinta.

Tak hanya itu, KH Abdul Haq juga menyampaikan apresiasi dengan menyebut Grup Hadroh SMK ii Kutoarjo sudah layak untuk tampil di masyarakat. Ia pun merasa senang saat menyampaikan tausyiyah diiringi oleh para siswa dan siswi anggota Grup Hadroh Nada Instindo.
Dalam tausyiyahnya, KH Abdul Haq mendorong agar generasi muda mandiri, bisa berdiri di atas kaki sendiri. “Semuanya berproses, tidak mengandalkan orang tua,” ujarnya. Selain juga mereka harus rajin, tekun, dan bekerja keras.
Terkait dengan kegiatan tersebut, Shinta menjelaskan, adalah untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW melalui gema selawat. Adapun peresmian Grup Hadroh Nada Instindo adalah untuk menjadi wadah pembinaan iman, seni, dan karakter siswa SMK ii Kutoarjo.
“Diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan generasi yang cerdas secara vokasi, kuat secara spiritual, dan mampu mengharumkan nama almamater di masyarakat,” pungkas Shinta. (Dia)


































Comment