PURWOREJO, Seolah tak kehabisan energi, Serat Kartini Purworejo tak henti melakukan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas perempuan Purworejo di berbagai lini. Sebelumnya, Serat Kartini mengadakan pelatihan public speaking, MC, dan dirijen serta peningkatan kapasitas di bidang politik dan komunikasi.
Berikutnya, Serat Kartini kembali melakukan upaya peningkatan kapasitas perempuan dengan mengadakan Pelatihan Kewirausahaan dan Pengembangan Produk Lokal melalui pasar digital. Pelatihan diikuti 30 perempuan dari Desa Pogungkalangan, Bayan yang menjadi pilot project kegiatan yang dilakukan oleh Serat Kartini.
Bertempat di Gedung PLUT, pelatihan yang diadakan pada Kamis (27/8/2026) ini menghadirkan narasumber dari Ketua Serat Kartini, Titik Mintarsih yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekdin KUKMP Purworejo. Juga Tunggul Widodo, seorang pengusaha sukses di bidang ekonomi digital.
Dalam materinya bertema Membangun Jiwa Kewirausahaan Menuju Kemandirian Hidup, Titik menyebutkan karakter yang harus di miliki dalam berwirausaha. Meliputi inovatif dan memiliki kemampuan menciptakan sesuatu yang baru atau memodifikasi yang sudah ada. “Tujuannya agar memiliki nilai jual dan produk naik kelas,” ujar Titik.
Ia pun menyebutkan modal utama seorang wirausahawan selain finansial yaitu percaya diri dan mempunyai ide kreatif, pemahaman pasar, strategi bisnis ,serta mampu dan berani mengambil risiko.

“Untuk meraih kesuksesan dalam hidup kita butuh kombinasi mentalitas yang kuat dengan berkata kata dan berfikir yang baik tidak menyakiti orang lain. Selain itu memiliki
perencanaan yang matang, kecerdasan mengelola keuangan, serta disiplin yang konsisten,” lanjut Titik.
Modal lainnya yakni pola pikir dan daya saing yang tinggi, berani mengambil risiko, memiliki integritas dan tanggung jawab. Juga membangun jaringan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta bersyukur dan takwa.
Di sisi lain, Tunggul Widodo melalui materinya Pengembangan Produk Lokal melalui Pasar Digital, mendorong pengembangan produk lokal melalui pasar digital melalui website. Yakni untuk membangun pusat kendali yang kredibel serta menjangkau target pasar secara global.
Juga untuk meningkatkan penjualan dan dapat mengumpulkan data konsumen secara mandiri. Menurutnya website bertindak sebagai toko fisik yang beroperasi penuh 24 jam.
“Pemasaran lewat website dilakukan untuk meningkatkan kesadaran merk/brand, menyediakan informasi resmi, meningkatkan penjualan. Juga mengumpulkan database konsumen /data kontak pelanggan dan meningkatkan layanan pelanggan
Dengan bertumbuhnya jiwa kewirausahaan didukung dengan penggunaan eebsite dalam pemasaran maka akan lebih membuat produk UMLM naik kelas dan daya saing yang tangguh dan unggul mewujudkan hidup mandiri. (Dia)









































































Comment