BUTUH, Kemeriahan luar biasa mewarnai wilayah Kecamatan Butuh pada Sabtu (15/8/2026). Ratusan siswa SMPN 14 Purworejo dari kelas 7, 8, dan 9 bersama seluruh warga sekolah turun ke jalan untuk menggelar Pawai Budaya. Pawai diselenggarakan dalam rangka puncak rangkaian kegiatan kokurikuler sekolah.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 ini digelar bertepatan dengan momen bersejarah, yakni peringatan HUT ke-65 Pramuka dan HUT ke-81 RI. Pawai Budaya ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan kokurikuler yang telah berlangsung sejak Rabu (12/8/2026).
Kepala SMPN 14 Purworejo, Sri Wati mengatakan, pawai budaya yang mengusung tema besar “Menjaga Warisan Bangsa, Memupuk Cinta Tanah Air, Merawat Tunas Bangsa”, ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebudayaan, patriotisme, serta pembentukan karakter generasi muda sejak dini.
“Selama empat hari pelaksanaan, para siswa diajak untuk mendalami keanekaragaman budaya Nusantara dan menginternalisasi nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka sebelum akhirnya menampilkan kreativitas terbaik mereka di puncak acara,” kata kepala sekolah.
Arak-arakan karnaval dilepas dari titik kumpul utama dan menyusuri rute yang melintasi sejumlah desa di wilayah Kecamatan Butuh. Warga tampak antusias memadati pinggir jalan di sepanjang rute. Yakni melewati Desa Dlangu, Lubang Lor, Lubang Sampang, Lubang Kidul, hingga Desa Butuh dan sekitarnya.

Berbagai kostum adat, atribut kebudayaan kreasi siswa, hingga simpul-simpul kreativitas bertema kepramukaan dan kemerdekaan sukses menyedot perhatian dan apresiasi dari masyarakat setempat.
“Melalui pawai budaya ini, kami tidak hanya merayakan hari kemerdekaan Indonesia dan hari lahirnya Gerakan Pramuka, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mempraktikkan langsung nilai-nilai kebhinekaan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Sri Wati.
Kemeriahan terus berlangsung hingga seluruh rangkaian acara selesai dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk rasa bangga para siswa terhadap budaya bangsa sekaligus mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan masyarakat sekitar.
Tak hanya itu. Selaku kepala sekolah, Sri Wati juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap orang tua dan komite yang mendukung penuh kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan parenting dan komite untuk kegiatan ini sangat berarti dalam menyukseskan penyelenggaraan karnaval budaya.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan parenting dan komite sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan meriah dan sukses,” tandasnya. (Dia)









































































Comment