YOGYAKARTA, Potensi pengembangan resort dan fasilitas wellness di Borobudur Highland mulai menarik perhatian jaringan perhotelan internasional. Ketertarikan tersebut mengemuka dalam Forum Investasi Kawasan Borobudur: Sinergi Lintas Daerah untuk Investasi Perhotelan dan Wellness yang digelar Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) di Ruang Prambanan, Gedung Keuangan Negara Yogyakarta, Kamis (13/8).
Kehadiran Advisor Warwick Hotels and Resorts, Anton Sudaryanto, menjadi salah satu perhatian dalam forum yang mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan, serta calon mitra investasi tersebut. Jaringan perhotelan internasional asal Eropa itu menunjukkan ketertarikan untuk mendalami peluang pengembangan resor dan fasilitas wellness di kawasan Borobudur Highland.
“Kehadiran dan minat investasi dari jejaring global seperti Warwick Hotels and Resorts ini diharapkan dapat menjadi pintu pembuka peluang bersama bagi seluruh daerah mitra dalammengembangkan standar industri pariwisata dan investasi berkelas dunia di kawasan Borobudur,” ungkap Anton Sudaryanto saat memberikan tanggapan dalam sesi diskusi panel.
Plt Direktur Utama BPOB, Yusuf Hartanto, mengatakan ketertarikan investor internasional menjadi momentum bagi BPOB untukmemperkenalkan potensi Borobudur Highland sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di sektor perhotelan.
“Bagi BPOB, ini merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi Borobudur Highland secara komprehensif sekaligus membuka peluang kerja sama strategis dengan investorinternasional dalam bidang investasi perhotelan,” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, Borobudur Highland memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata dengan mengandalkan bentang alam perbukitan Menoreh. Pengembangannya diarahkan pada konsep pariwisata berkelanjutanyang memadukan hospitality, resort eksklusif, wellness tourism, serta pengalaman wisata berkualitas.
Konsep tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat daya tarik kawasan, tetapi juga meningkatkan durasi tinggal wisatawan dan nilai ekonomi yang dihasilkan dari aktivitas pariwisata.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk membahas kebutuhan pendukung investasi, mulai dari aksesibilitas dan infrastruktur, perizinan, promosi, amenitas, hingga kesiapan sumber daya manusia. BPOB menilai pengembangan kawasan tidak dapat dilakukan secara parsial karena Borobudur Highland berada dalam ekosistemdestinasi yang melibatkan sejumlah wilayah penyangga.
“Pengembangan Borobudur harus dilihat sebagai satu ekosistem destinasi yang tidak terpisahkan. Karena itu, sinergi lintas daerah mutlak diperlukan dalam aspek percepatan investasi, penyederhanaan perizinan, peningkatan aksesibilitas infrastruktur, efektivitas promosi, penyediaan amenitas berstandar tinggi, hingga penguatan kapasitas SDM lokal,” tambahnya.
Forum ini diikuti perwakilan Kementerian Pariwisata, manajemen Warwick Hotels and Resorts melalui PT Spinindo Mitradaya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta pemerintah kabupaten penyangga, yakni Kabupaten Magelang, Purworejo, dan Kulon Progo.
Selain investasi perhotelan, pembahasan juga diarahkan pada peluang pengembangan wellness tourism yang dinilai memiliki prospek di pasar pariwisata global. Penguatan branding destinasi, pemasaran internasional, serta program vokasi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat lokal turut menjadi bagian dari pembahasan.
Keterlibatan pemerintah daerah di wilayah penyangga diharapkan dapat memastikan masuknya investasi ke Borobudur Highland memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Sinergi lintas daerah menjadi penting agar pertumbuhan kawasan dapat terhubung dengan aktivitas ekonomi masyarakat dan destinasi di sekitarnya.
Yusuf menegaskan BPOB akan terus menjalankan peran sebagai fasilitator dalam proses investasi, termasuk komunikasi lintas pihak, koordinasi lanjutan, danpendampingan regulasi.
“Kami berharap forum ini bukan menjadi titik akhir, melainkan awal dari kolaborasi konkret antara BPOB, pemerintah daerah, dan investor untuk mewujudkan Borobudur Highland sebagai destinasi kelas dunia yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ita)









































































Comment