PURWOREJO, Bulan Agustus biasanya identik dengan kegiatan karnaval dalam rangka memeriahkan HUT RI. Karnaval biasanya dilaksanakan dalam beberapa level, mulai PAUD-TK, SD-SMP, hingga SMA dan umum. Di Kabupaten Purworejo, karnaval menjadi momen yang ditunggu-tunggu.
Bagi peserta, karnaval menjadi ajang promosi, unjuk prestasi, dan atraksi. Bagi pelaku UMKM, karnaval merupakan lahan mendulang cuan. Sedangkan bagi masyarakat, event karnaval menjadi hiburan murah meriah.
Di Purworejo, selama ini Disdikbud merupakan instansi pemerintah yang mengkoordinir kegiatan karnaval memperingati HUT RI. Seperti waktu sebelumnya, tahun ini pun pelaksanaan Karnaval menjadi tanggung jawab Disdikbud.
Kadisdikbud sekaligus Koordinasi Seksi Karnaval, Bangun Erlangga Ibrahim melalui surat perihal karnaval HUT RI menjelaskan, tema kali ini yakni “Parade Kreatif”. Menurutnya, Parade Kreatif merupakan representasi dari Kabupaten Purworejo dengan inovasi dan kreativitasnya.
“Parade Kreatif untuk HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan hanya sekedar hiburan, melainkan refleksi visual dari perjalanan bangsa dari akar budaya hingga impian masa depan Purworejo,” ujar Angga.
Ia menyebutkan, karnaval terdiri atas Kategori PAUD/TK/RA untuk siswa-siswi PAUD/TK/RA yang berada di wilayah Korwilcambidik Kecamatan Purworejo, Kecamatan Banyuurip, dan Kecamatan Gebang. Selanjutnya Kategori SD/MI – SMP/MTs – SMA/SMK/MA untuk pelajar SD hingga SMA di Kabupaten Purworejo.
Adapun Kategori Umum yakni untuk mahasiswa/mahasiswi/civitas akademik Universitas/Perguruan Tinggi di Purworejo. Juga masing-masing perangkat daerah dan kecamatan yang wajib mengirimkan kontingen mewakili masing-masing kecamatan dan OPD. Para perangkat daerah dan instansi vertikal di Kabupaten Purworejo juga akan menjadi peserta karnaval.
Angga menyatakan, karnaval kategori PAUD/TK/RA akan dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Agustus 2026 mulai pukul 07.00 sampai selesai. Kategori SD/MI – SMP/MTs – SMA/SMK/MA akan digelar pada hari Senin, 24 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB sampai selesai. Adapun Kategori Umum pada Sabtu 29 Agustus mulai pukul 09.00 sampai selesai.
Terkait perbedaan kategori dibanding tahun sebelumnya, Angga menyebutkan tahun ini untuk level SD, SMP, dan SMA akan dijadikan satu menjadi Karnaval Pendidikan. Hal itu, lanjutnya, karena karnaval kategori umum pesertanya sudah cukup banyak. Berasal dari OPD, instansi swasta, ormas maupun unsur lainnya yang jumlahnya bisa mencapai 70 peserta.

“Kami ingin meningkatkan kualitas karnaval yang tidak hanya menampilkan kreativitas tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menampilkan atraksi di panggung kehormatan,” ujar Angga.
Adapun terkait perubahan waktu keberangkatan Karnaval Pemdidikan dan Umum yang biasanya dimulai pada siang hari, kali ini digeser menjadi pagi hari. Karnaval Pendidikan dimulai pada pukul 08.00, sedangkan Kategori Umum mulai pukul 09.00.
Menurutnya, perubahan waktu pelaksanaan ini berdasarkan masukan dari berbagai pihak. “Kalau dilaksanakan siang hari selama ini para peserta terutama yang bagian belakang sering sampai Maghrib bahkan Isya. Sehingga kalau dimulai pagi hari diharapkan bisa minimalisir pelaksanaan karnaval sampai petang,” jelas Angga.
Pendaftaran peserta Karnaval kategori PAUD/TK/RA dibuka pada hari Jumat, 1 Aqustus hingga Rabu, 12 Agustus. Pendaftaran Karnaval kategori SD, SMP, dan SMA dibuka hari Jumat, 1 Agustus hingga Rabu, 12 Agustus. Adapun pendaftaran Karnaval kategori Umum dibuka tanggal 1 sampai 10 Agustus 2026.
Angga pun merinci unsur penilaian yang dilakukan oleh juri di sepanjang rute karnaval. Meliputi kekompakan dan kerapian, kreativitas, orisinalitas dan keunikan, kedisiplinar, serta gebyar sajian secara keseluruhan.
Panitia pun telah menetapkan aturan spanduk identitas peserta di barisan terdepan, diwajibkan menggunakan rangka pada bagian sisi atas dengan lebar spanduk 3 – 3,5 meter (untuk membuka jalan). Peserta juga tidak diperkenankan berpenampilan yang melecehkan suku, agama dan ras (SARA) tertentu.
Dalam ketentuan khusus antara lain disebutkan peserta tidak diperkenankan memberikan bingkisan/buket untuk tamu kehormatan. Panitia juga telah menentukan aturan sound system, kendaraan pendamping, serta durasi tampil di depan panggung kehormatan yakni maksimal satu menit.
Untuk efisiensi waktu, panitia juga menetapkan ketentuan orasi karnaval untuk MC panggung kehormatan tidak boleh lebih dari 200 karakter. Disebutkan pula bahwa peserta diperbolehkan menggunakan becak gowes, dan mobil. Penggunaan becak motor, sepeda motor, dan kuda tidak diperkenankan.
Angga menambahkan, pada Karnaval Parade Kreatif ini akan dipilih kontingen terbaik hasil penilaian dewan juri dengan rincian sebagai berikut:
1. Karnaval kategori PAUD/TK/RA
a. Terbaik 1, ll, dan Ill
b. Terbaik Drum Band 1, Il dan Ill
c. Pilihan Warganet (melalui polling internet)
2. Karnaval kategori SD/MI
a. Terbaik l, II, dan Ill
b. Terbaik Drum band I, |1 dan Il1
c. Terbaik Marching band I, II dan Ill
d. Pilihan Warganet (melalui polling internet)
3. Karnaval kategori SMP/MTs
a. Terbaik I, II, dan Ill
b. Terbaik Drum band 1, Il dan Il
c. Terbaik Marching band I, I1 dan Ill
d. Pilihan Warganet (melalui polling internet)
4. Karnaval kategori SMA/SMK/MA
a. Terbaik I, Il, dan Ill
b. Pilihan Warganet (melalui polling internet)
5. Karnaval kategori Instansi/Umum
a. Terbaik I, II, dan Ill Instansi
b. Terbaik I, Il dan Ill Umum
c. Kostum Terbaik
d. Artistik Terbaik
e. Kesenian Terbaik
f. Pilihan Warganet (melalui polling internet).
Selaku koordinator, Kadinporapar berharap agar karnaval berjalan lancar dan kondusif serta menjadi tontonan yang dapat membawa multiplayer effect bagi banyak pihak. (Dia)








































































Comment