LOANO, Perum Perhutani KPH Kedu Selatan menyalurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk penyediaan dan perbaikan sanitasi masyarakat rentan di Desa Kemejing, Loano. Bantuan yang disalurkan berupa penyediaan dan perbaikan sarana sanitasi (MCK) bagi masyarakat ekonomi rentan.
Penyerahahan bantuan yang dilakukan pada Selasa (28/7/2026) di Gedung KDKMP Desa Kemejing ini dihadiri Wakil Administratur KPH Kedu Selatan Yudi Noviar, Kasi SDM, Umum dan IT Nana Widayat, KSS HKAKP Bambang Heri, serta Staf Keuangan Fahmi Ardianto. Juga Asisten Ahli Bupati Nurfiana, unsur Forkopimcam Loano, dan perangkat Desa Kemejing.
Menurut Yudi Noviar, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Perum Perhutani KPH Kedu Selatan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mewujudkan kepedulian sosial perusahaan.
Selaku Wakil Administratur KPH Kedu Selatan, ia
menyebutkan bahwa program TJSL merupakan wujud nyata kepedulian Perhutani terhadap masyarakat di sekitar kawasan hutan. “Bantuan sebesar Rp50.960.000 digunakan untuk penyediaan dan perbaikan fasilitas MCK,” jelas Yudi Noviar.
Pihaknya berharap bantuan ini mampu meningkatkan kualitas sanitasi, kesehatan lingkungan, serta mendukung terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat bagi masyarakat. Khususnya keluarga dengan kondisi ekonomi rentan.
“Perhutani tidak hanya berorientasi pada pengelolaan hutan yang lestari, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program TJSL ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga Desa Kemejing,” ungkapnya.
Menurut Yudi, melalui program TJSL, Perum Perhutani KPH Kedu Selatan terus berupaya memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar hutan serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan.
“Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi perusahaan dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan manfaat sosial yang berkelanjutan,” tandasnya.
Adapun Nurfiana mewakili Bupati, memberikan apresiasi kepada Perum Perhutani atas kepedulian yang diwujudkan melalui program TJSL. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan, khususnya pada sektor kesehatan lingkungan dan penyediaan sanitasi yang layak.
Kepala Desa Kemejing Nurhadi pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kehadiran fasilitas sanitasi yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Juga sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih. (Dia)



































Comment