PURWOREJO, Dalam rangka semarak harlah PKB Purworejo, masyarakat seputar Kampung Plaosan Kelurahan Baledono dan santri Pondok Pesantrenp (Ponpes) Darussalam mendapatkan layanan cek kesehatan gratis (CKG). Mereka antusias mengikuti CKG yang diadakan di halaman Ponpes, Minggu (26/7/2026).
Tak hanya mendapatkan layanan CKG, setiap peserta yang sudah mendaftarkan diri dan diperiksa kesehatannya juga mendapatkan bingkisan dari pengurus DPC dan anggota fraksi PKB Purworejo. Yakni berupa minyak goreng kemasan satu liter dan suvenir mug PKB serta makanan ringan.
Antusiasme masyarakat untuk mengikuti CKG sudah terlihat sejak acara dimulai pada pukul 08.00 hingga menjelang waktu salat Zuhur. Sebanyak 200 paket bingkisan yang disediakan panitia habis dibagikan kepada para peserta CKG yang sebagian besar adalah lansia serta santri dan satriwati Ponpes Darussalam.
“Alasan dipilihnya Ponpes Darussalam sebagai lokasi CKG yakni bahwa pesantren ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari PKB. Selain itu, pesantren ini adalah pendidikan keagamaan di tengah-tengah masyarakat yang juga menyatu dengan masyarakat. Harapannya lebih rekat lagi antara hubungan pesantren dengan masyarakat,” ucap Ketua DPC PKB Purworejo, Muhaimin di sela acara CKG.
Disebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Semar atau Sehat Bersama Masyarakat. Menurutnya, program ini akan menjadi launching program kesehatan dari PKB yang nanti akan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo.

Kegiatan CKG ini merupakan rangkaian Harlah PKB ke-28. Selain CKG, pada acara tersebut juga dilakukan konsultasi dengan tiga dokter. Pihaknya menggandeng Lembaga Kesehatan Nahdatul Ulama (LKNU) Kabupaten Purwokerjo.
Selain CKG, beberapa kegiatan lain dilakukan dalam rangka Harlah PKB di Purworejo. Sebelumnya ada donor darah, nobar, dan live music. Juga muhasabah pada tanggal 20 Juli lalu.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mendekatkan kembali PKB kepada masyarakat. Bagi PKB, kesehatan masyarakat itu menjadi salah satu pilar yang harus kita tegakkan karena bagaimanapun kesehatan ini menjadi sesuatu yang sifatnya layanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah. hari ini PKB membantu peran pemda. Ini agar PKB semakin dekat dan dicintai masyarakat,” tandas Muhaimin.
Menurut penuturan salah satu petugas medis, mayoritas peserta CKG merupakan lansia dengan keluhan asam urat dan batuk pilek. Salah satu warga masyarakat yang turut memeriksakan diri, Rahmawati (60) mengaku sakit lutut dan kesemutan.
Ia menyatakan terbantu dengan adanya CKG yang diadakan PKB kali ini. Dirinya pun senang karena selain bisa berobat gratis juga mendapatkan bingkisan berupa minyak goreng yang bermanfaat. Juga mug sebagai kenang-kenangan. (Dia)

































Comment