PURWOREJO, Didampingi orang tuanya, sebanyak 192 siswa kelas 9 SMPN 2 Purworejo mengikuti doa bersama. Kegiatan yang digelar dalam rangka sukses pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) itu menghadirkan motivator Sugito.
Siswa dan orang tua pun khusyuk mengikuti kegiatan yang digelar di aula sekolah, Senin (31/3/2026). Usai kegiatan, Plt Kepala SMPN 2 Purworejo, Wahyu Kurnia Lestari memberikan penjelasan.
Dijelaskannya, kegiatan doa bersama tersebut bertujuan menginspirasi orang tua bahwa tugas mendidik putra putri bukan hanya kewajiban guru. “Pembentukan karakter dan kemampuan akademik siswa tidak hanya menjadi tugas guru di sekolah, tetapi juga orang tua dengan memberikan nasihat dan juga contoh,” ujar Wahyu saat ditemui di sekolah, Selasa (1/4/2026).
Seperti yang disampaikan oleh Sugito dalam forum doa bersama, yang meminta kejujuran orang tua. Yakni siapa saja yang sudah memberikan nasihat dan contoh kepada anaknya. Atau hanya memberikan nasihat tanpa contoh, maupun sebaliknya. Juga orang tua yang sama sekali tidak memberikan contoh maupun nasihat.
“Hal tersebut diharapkan dapat membuka kesadaran orang tua, terutama menjelang pelaksanaan TKA dan PSAJ. Yakni bahwa dukungan moril terutama doa dari orang tua sangat dibutuhkan siswa. Tidak hanya saat menempuh ujian, namun dalam keseharian mereka harus selalu mendapat dukungan orang tua,” ungkap Wahyu.
Selain itu, lanjutnya, para siswa pun diajak untuk jujur saat menjalankan ujian di sekolah, serta berikhtiar semaksimal mungkin. Siswa pun diminta untuk selalu mendapatkan doa dan restu dari orang tua mereka.

“Kami berharap dengan adanya ikhtiar ini, pelaksanaan TKA dan PSAJ dapat berjalan lancar. Anak-anak dapat menjalankannya dengan dukungan penuh dari orang tua mereka di rumah, serta bimbingan bapak ibu guru di sekolah. Anak-anak juga nantinya akan mendapatkan sekolah sesuai yang diidam-idamkan mereka,” tutur Wahyu.
Menurutnya, peran serta orang tua siswa SMPN 2 Purworejo selama ini sudah bagus. Mereka selalu berkolaborasi dalam kegiatan yang diadakan sekolah, termasuk dalam doa bersama tersebut. Hal tersebut, menurut Wahyu, merupakan peran nyata orang tua dalam mendukung kesuksesan anak-anaknya.
Wahyu berharap, kegiatan doa bersama juga menjadi ajang refleksi untuk mengetahui kekurangan masing-masing pihak, sehingga dapat memperbaiki di waktu berikutnya. Pihak sekolah pun berupaya maksimal memberikan bimbingan kepada siswa.
Termasuk saat pelaksanaan tes uji coba (TUC) tingkat kabupaten pada Selasa (1/4/2026). Para siswa diberi kesempatan untuk berkonsultasi dengan guru terkait soal mata pelajaran yang belum mereka pahami, satu jam sebelum pelaksanaan TUC.
Selain TUC TKA tingkat kabupaten, siswa kelas 9 juga akan mengikuti TUC TKA sekolah pada tanggal 2 April. Berikutnya mereka akan melaksanakan TKA pada tanggal 6 dan 7 April. Kemudian TUC PASJ tanggal 20 sampai 25 April, serta pelaksanaan PSAJ pada tanggal 4 hingga 9 Mei.
“Orang tua siswa sudah mendapatkan jadwal tersebut. Sehingga diharapkan bapak dan ibu dapat mendampingi putra putrinya untuk menyukseskan kegiatan ujian akhir sekolah tersebut,” tandas Wahyu. (Dia)






































































Comment