PURWOREJO, SMPN 2 Purworejo masih menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Purworejo. Hal itu terbukti nilai rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa SMPN 2 tertinggi di Kabupaten Purworejo. Yakni 84,29 untuk mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia dan 62,60 mapel Matematika.
Di tingkat kabupaten, rata-rata nilai Bahasa Indonesia 71,16, sedangkan Matematika 46,03. Adapun di tingkat provinsi Jawa Tengah, nilai rata-rata 65,95 untuk Bahasa Indonesia dan 47,05 untuk Matematika.
Tak hanya itu, dari hasil TKA, tiga siswa SMPN 2 mendapat nilai 100. Yakni satu siswa dari mapel Matematika dan dua siswa memperoleh nilai sempurna pada mapel Bahasa Indonesia.
Fenomena menarik juga tampak dari hasil 10 siswa yang memperoleh nilai TKA tertinggi, delapan diantaranya adalah putra. Hal ini jarang terjadi, mengingat mayoritas peraih nilai terbaik biasanya didominasi oleh putri.
Selain memberikan penghargaan kepada 10 peraih nilai TKA Tertiinggi, sekolah juga memberikan penghargaan prestisius lainnya. Yakni predikat Student of the Year kepada Khansa Asyifa Gantari, siswi kelas 9A dan the Most Literate Student kepada Anindya Putri Khusnadiyah kelas 9F.
Semua penghargaan tersebut disampaikan pada momen Pelepasan siswa kelas 9 SMPN 2 Purworejo yang berlangsung Selasa (2/6/2026) di halaman sekolah. Kadisdikbud Purworejo Yudhie Agung Prihatno yang hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa TKA merupakan pendidikan paling dasar yang menyangkut pada dua hal pokok, yakni literasi dan numerasi. Keduanya diwujudkan dalam mapel Bahasa Indonesia dan Matematika.

“Dua kecakapan dasar tersebut ditambah dengan pendidikan karakter yang baik, sangat dibutuhkan untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ini penting untuk orientasi masa depan” ucap Yudhie dalam sambutannya.
Kepada para orang tua yang turut hadir, dirinya berpesan agar selalu mendampingi anak-anaknya serta melakukan komunikasi yang baik.
“Karena semua orang tua pasti punya pengalaman. Sedangkan anak-anak juga punya harapan sendiri, jadi ya dikomunikasikan antara anak dan orang tua,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemda Purworejo concern terhadap dunia pendidikan. Hal itu dijabarkan dalam visi Purworejo Berseri dan berdaya saing, yakni meningkatkan SDM berkualitas melalui program Pintar Bocahe. Termasuk melakukan intervensi sarpras untuk menghasilkan ekosistem berkualitas.
Yudhie pun mengapresiasi seluruh guru SMPN 2 yang memaksimalkan prestasi siswa dan mendampingi mereka. Juga kepada orang tua siswa yang bersinergi dengan sekolah serta memahami bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak mungkin diserahkan sekolah semuanya.
Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala SMPN 2 Purworejo, Prastowo Widagdo. Ia pun mengapresiasi paguyuban wali siswa yang bekerja keras untuk pelaksanaan kegiatan ini.
Termasuk juga jerih payah guru yang bersinergi dengan orang tua, menampilkan karya seni siswa. Berupa seni gitar, menyanyi, menari, dan gamelan yang merupakan representasi produk siswa SMPN 2.
Kepada para siswa yang telah lulus, Prastowo berpesan agar mereka selalu berbakti kepada orang tua dan tidak melupakan Sang Maha Pencipta. Prastowo menghitung, selama 1100 hari siswa kelas 9 belajar di SMPN 2, dari mulai tidak tahu apa apa menjadi tahu apa apa.
Selain orang tua siswa kelas 9, acara pelepasan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus komite sekolah serta Ketua Alumni Hermawan Wahyu Utomo. Sebanyak 191 siswa yang lulus di tahun 2026 ini pun tergabung dalam paguyuban alumni bernama Kejora. Mereka terdaftar sebagai Kejora 26.
Berikut daftar 10 siswa SMPN 2 dengan nilai TKA tertinggi

(Dia)



































Comment