PURWOREJO, Antusiasme peserta untuk mengikuti E-Sport Championship 2026 tergolong luar biasa. Tercatat sebanyak 860 peserta yang terbagi dalam 172 tim mendaftar untuk ajang ini. Meski demikian, karena seleksi teknis, sebanyak 156 tim atau 780 peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa resmi berlaga menggunakan sistem gugur.
Mereka memenuhi Ruang Auditorium Polres Purworejo, Minggu (1/3/2026) yang menjadi arena pertempuran digital. Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini mengusung tagline “Ramadhan Sportif, Battle di Game Bukan di Jalanan”.
Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, memimpin upacara pembukaan didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU). Turut hadir memberikan dukungan, Ketua KONI Kabupaten Purworejo R.M. Abdullah.dan serta Ketua ESI Purworejo, Roni Sumhastomo.
Roni dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar ajang main bareng (mabar). “Melalui momentum bersejarah ini, kami membangun satu jaringan kolaboratif yang kuat untuk mengembangkan kemampuan E-Sport di Kabupaten Purworejo. Kami membantu karier dan meningkatkan skill generasi muda di bidang E-Sports,” tegasnya.

Adapun AKBP Windy Syafutra memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta. Ia menekankan bahwa energi besar anak muda harus disalurkan ke arah yang produktif.
“Polres Purworejo menghadirkan ruang yang positif, kreatif, dan produktif bagi generasi muda di Kabupaten Purworejo. Kami mengarahkan energi, adrenalin, dan semangat kompetisi kalian ke tempat yang tepat. Silakan adu strategi dan adu skill di dalam game – bukan di jalan raya,” pesan Kapolres.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari (1-2 Maret 2026) ini memperebutkan total hadiah uang tunai Rp9 juta dan total 42.500 Diamond. Juara pertama akan membawa pulang hadiah fantastis sebesar Rp4 juta, 15.000 Diamond, tropi, serta sertifikat penghargaan. Babak semifinal dan final dijadwalkan akan memuncak pada Senin (2/3/2026) di lokasi yang sama.
Sebelum bertanding, seluruh peserta serentak mengucapkan deklarasi anti-kekerasan. Mereka berkomitmen menolak tawuran, perang sarung, balap liar, hingga petasan, demi mewujudkan generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia. (Dia)




































Comment