BERITA
Home / BERITA / Miris, Begini Kondisi Mini Zoo Purworejo Saat Ini

Miris, Begini Kondisi Mini Zoo Purworejo Saat Ini

PURWOREJO, Musim hujan yang belum berlalu membuat kekhawatiran tersendiri terutama untuk kondisi Mini Zoo. Ya, musim hujan dengan intensitas tinggilah yang menjadi awal petaka rusaknya bangunan di seputar Mini Zoo; sebuah proyek yang telah menghabiskan anggaran sebesar Rp9,5 miliar.

Saat ditinjau oleh Sekda Suranto beserta jajaran dinas terkait pada Selasa (28/4/2026) hampir seluruh bangunan di area Mini Zoo sudah dalam kondisi rusak. Di bagian barat, tiga bangunan yakni gudang peralatan, masjid, dan toilet mengalami rusak parah.

Bahkan bangunan mushola pun roboh tak berbentuk. Bagian dinding dan atapnya yang terbuat dari material baja ringan berserakan. Termasuk pecahan kaca pada bagian pintu dan jendela mushola. Demikian pula toilet yang telah rata dengan tanah.

Sedangkan dua bangunan lain yang sejajar dengan mushola dan toilet, yakni gudang pakan dan peralatan, sudah dalam kondisi retak bahkan amblas dan miring.

Di bagian tangga menuju bangunan utama yakni sangkar raksasa, pada sisi kiri sudah miring. Tangga yang terbuat dari semen itupun ditumbuhi rumput liar. Sisi bagian atas bangunan, juga banyak mengalami retak termasuk pada tembok penahan sangkar raksasa.

Lepas Sambut Kepala SMPN 2 Purworejo, Prastowo Widagdo Diantar Guru dan KSMPN 39

Tangga di sekitar Mini Zoo rusak

Tak hanya itu, kandang kelinci di sisi utara bagian atas pun roboh. Bagian atapnya yang menghujam ke tanah masih dibiarkan di tempat semula.

Dsri sekian properti yang ada di Mini Zoo, hanya lampu taman yang masih tegak berdiri di beberapa sudut bangunan.

Salah satu petugas Satpam yang sedang berjaga saat Sekda melakukan peninjauan, Ramadhan (24), menuturkan asal mula runtuhnya bangunan – bangunan yang ada di Kompleks Mini Zoo tersebut.

Ia menceritakan, saat dirinya pertama kali bertugas pada bulan Desember 2024, kondisi bangunan masih aman. Namun memasuki tahun 2025, saat hujan deras terjadi, bagian atas mulai longsor pada malam hari.

“Bunyinya seperti suara gemuruh begitu,” katanya. Peristiwa itu terjadi saat pergantian shift yakni sekitar pukul 19.00, di waktu hujan deras terjadi. “Tapi saya tidak ingat tanggal dan bulan terjadinya. Seingat saya sekitar awal tahun 2025,” ucapnya.

Belum Lulus, Ratusan Siswa Kelas 12 SMK YPP Purworejo Sudah Masuk Bursa Kerja

Salah satu bangunan hancur, rata dengan tanah

Longsor itupun, menurut Ramadhan yang digaji standar UMR, tidak hanya terjadi dalam sehari. Di waktu berikutnya, kandang kelinci yang juga terletak di bagian atas ikut tergerus air dan akhirnya roboh.

Seiring dengan berjalannya waktu dan curah hujan yang makin tinggi, akhirnya beberapa bangunan yang berada di bawah pun tak kuasa menahan beban erosi tanah. Hingga pada akhirnya, menurut penuturan Ramadhan, bangunan mushola dan lainnya ikut roboh pada tahun 2026 ini.

Kini, area seluas 1,3 hektare itu hanya menyisakan bagian bangunan depan yang digunakan untuk pos satpam dan menerima kunjungan dari pihak internal. Proyek inipun mangkrak hingga jangka waktu yang belum bisa ditentukan.

Selaku Sekda, Suranto pun berkeinginan untuk mencegah longsor hingga ke area irigasi dan pemukiman warga. Namun hal itu bukanlah hal yang mudah dan murah. Mengingat kondisi tanah yang sudah longsor “berkumpul” di bagian bawah dan mengandung air.

“Upaya ini kami tegaskan, bukan untuk menyelamatkan aset Mini Zoo, melainkan untuk mengamankan fasilitas umum yang berada di bawahnya,” tegas Suranto. (Dia)

UNY Bakal Buka Kampus di Purworejo, Rektor UMPwr Buka Suara

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...