BERITA
Home / BERITA / DPRD Purworejo Fasilitasi Audiensi Pihak SMPN 3 dan 13 dengan Wali Murid, Soroti Isu Pungutan Sekolah

DPRD Purworejo Fasilitasi Audiensi Pihak SMPN 3 dan 13 dengan Wali Murid, Soroti Isu Pungutan Sekolah

PURWOREJO, Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo memfasilitasi audiensi antara perwakilan wali murid SMPN 3 dan SMPN 13 dengan pihak kedua sekolah tersebut. Audiensi yang digelar di ruang rapat gedung B DPRD pada Selasa (28/10/2025) itu membahas dugaan pungutan liar (pungli) serta penahanan ijazah di sejumlah sekolah negeri.

‎Hadir dalam forum tersebut Inspektur Inspektorat Kabupaten Purworejo Achmad Kurniawan Kadir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Yudhi Agung Prihatno, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3APMD) Laksana Sakti, serta Camat Kutoarjo Nur Huda. Sejumlah anggota DPRD juga turut mendampingi jalannya audiensi, diantaranya Timbul Susilo, M.Dahlan, dan Susi Susilowati.

‎Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IV DPRD, Timbul Susilo menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan orang tua.
‎“Pemerintah pusat sudah memberikan dana BOS. APBD kita juga sudah lebih dari 28 persen untuk pendidikan. Tahun lalu pernah ada juga yang melaporkan, tapi jawaban dari Dinas Pendidikan selalu sama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sesuai peraturan bupati, sekolah memang diperbolehkan menerima sumbangan, namun pelaksanaannya harus sesuai aturan. “Kami berterimakasih kepada LSM yang telah memberikan perhatian. Tapi jika ada masukan, dinas harus segera merespons,” tegasnya.

‎Adapun anggota Komisi IV lainnya, Nur Hidayat Pramudyanto, menyoroti agar sekolah tidak lagi melakukan pungutan yang tidak semestinya. Namun di sisi lain ada banyak kegiatan yang tidak dapat difasilitasi dari dana BOS.

‎“Anak-anak kita butuh prestasi, dana BOS memang tidak cukup. Ada guru honorer dan kegiatan ekstrakurikuler yang butuh biaya. Tapi kalau pun ada kebutuhan tambahan, wali murid harus diundang dan diajak bicara baik-baik,” kata Nur.

‎Ia juga menyinggung masih adanya bangunan sekolah yang tidak layak, namun menegaskan agar tidak ada pungutan yang justru membuat wali murid merasa terbebani. Selain itu terkait dengan dugaan penahanan ijazah oleh sekolah, Nur mengaku siap mengawal. “Kalau ada kasus ijazah ditahan, saya siap turun tangan kapan pun untuk membantu mengambilkan ijazah tersebut,” tambahnya.

‎Perwakilan LSM yang mendampingi wali murid menilai bahwa penjelasan pihak dinas masih bersifat normatif tanpa realisasi nyata di lapangan.
‎“Mereka tidak memahami perbedaan antara menerima dan meminta. Ada laporan penahanan ijazah sejak 2013 di SMPN 13 Purworejo, bahkan disebut peredaran uang pungli mencapai ratusan juta,” ujar salah satu perwakilan LSM.



‎LSM tersebut juga menyinggung dugaan ancaman dan intimidasi terhadap wali murid yang belum melunasi administrasi. “Kami minta Pemda melakukan audit terhadap penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah negeri. Jangan membuka peluang modus baru dengan dalih sumbangan,” tegasnya.

‎Salah satu wali murid SMPN 3 Purworejo yang juga Sekretaris Desa Sukoharjo, Trias, menyampaikan bahwa pola pungutan di beberapa SMP seragam dan terkesan sudah dikondisikan.Waktu pengambilan rapor, yang belum membayar disuruh ke komite dulu untuk minta dispensasi. “Ini adalah pungli terselubung,” ungkapnya.

‎Trias juga mempertanyakan tindakan Camat Kutoarjo, Nur Huda yang mengeluarkan dirinya dari grup Sekdes setelah menyuarakan masalah tersebut. Meskipun sudah ditanyakan kepada yang bersangkutan, tetapi Trias masih belum menerima jawaban.

‎Dalam forum tersebut, Kepala SMPN 3, Teguh Widoso enggan berkomentar banyak. Ia menyatakan siap menerima pembinaan dari dinas jika memang ada kesalahan dalam pelaksanaan kebijakan sekolah.

Anggota DPRD Komisi IV

Adapun Kepala SMPN 13, Achmad Yulianto, menjelaskan, pada 9 Oktober lalu pihaknya sudah menindaklanjuti pengaduan terkait penahanan ijazah. “Kami langsung membuat undangan kepada siswa untuk mengambil ijazah tanpa dipungut biaya sepeser pun. Bukti penyerahan juga ada, dan tidak dikaitkan dengan sumbangan,” jelasnya.


Di sisi lain, Kadib Dikbud menegaskan, bahwa sumbangan di sekolah tidak bersifat wajib. “Tidak ada batas waktu, tidak ada jumlah tertentu, dan tidak ada sanksi bagi yang tidak menyumbang. Sumbangan bersifat sukarela dan tidak mengikat dalam bentuk apa pun,” ujar Yudhi.

PDAU Purworejo Ajak Warga Ubah Halaman Jadi Sumber Pangan dan Penghasilan, Tawarkan Paket Ayam Petelur Skala Rumahan

‎Ia menambahkan bahwa berbagai masukan dari masyarakat akan dijadijadikan bahan evaluasi. “Menangkap ikan tidak harus dengan mengeruhkan kolamnya,” tutupnya.

‎Dari hasil audiensi tersebut, Komisi IV DPRD meminta agar Disdikbud, Inspektorat, dan sekolah melakukan langkah nyata untuk menindaklanjuti laporan dugaan pungli serta memastikan tidak ada lagi penahanan ijazah siswa di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo. Adapun hasil audiensi hari ini akan dilaporkan kepada Ketua DPRD Purworejo. (Ita)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD
previous arrow
next arrow
NEW CAKTI
previous arrow
next arrow
ESDM
previous arrow
next arrow
MTSN 1
previous arrow
next arrow
GAPENSI
previous arrow
next arrow
SINAR HARAPAN
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...