BERITA
Home / BERITA / Rakorda GNPK Jawa Tengah Selatan Digelar di Purworejo, Bahas Persiapan Monitoring Pelaksanaan Pilkada Serentak

Rakorda GNPK Jawa Tengah Selatan Digelar di Purworejo, Bahas Persiapan Monitoring Pelaksanaan Pilkada Serentak

BENER, Rapat Koordinasi Daerah (rakorda) Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Wilayah Jawa Tengah Bagian Selatan digelar pada Sabtu (21/9) sore. Rakorda yang dihelat di rumah Ketua GNPK Purworejo Netra Asmara Sakti di Desa Kaliurip Kecamatan Bener itu dihadiri oleh seluruh pengurus inti GNPK dari Kebumen, Wonosobo, Temanggung, Purbalingga, dan Cilacap.

Selain itu sekretaris GNPK Provinsi juga hadir, bersama Ketua KPU Purworejo Jarot Sarwosambodo didampingi Humas Abdul Aziz, Ketua Bawaslu Purnomosidi, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Ahmadi, serta Ketua KNPI Musofak. Adapun rakorda membahas tentang persiapan monitoring pelaksanaan pilkada serentak.

Secara panjang lebar, Sekretaris GNPK Provinsi Jawa Tengah Rahmat menjelaskan bahwa GNPK hadir sebagai upaya peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi yang termasuk dalam extra ordinary crime. “Hal itu karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang dilakukan oleh orang yang juga luar biasa,” jelasnya.

Salah satu ‘keampuhan’ dari kegiatan GNPK sudah dilakukan di kota Semarang yang terkenal sulit ditembus, namun akhirnya bisa ‘digoyang’ dengan terungkapnya kasus korupsi yang dilakukan oleh wali kota. Rahmat menyebutkan, GNPK bekerja sunyi dan senyap melalui jaringan yang ada, baik organik maupun gerakan pemantauan.

Sekretaris GNPK Jawa Tengah saat menyampaikan paparan

Rahmat mengungkapkan, dalam Pilkada biasanya ada transaksi termasuk untuk rekomendasi calon kepala daerah. Seperti yang terjadi di Jepara yang mengalami rekomendasi ganda.

Ratusan Tim Berlaga di Kejuaraan Esport Kapolres Purworejo Cup 2026: Terima Kasih Kami Difasilitasi

Meski begitu, ia mengakui bahwa GNPK tidak bisa berdiri sendiri sehingga butuh bersinergi dengan aparat hukum yakni kepolisian dan kejaksaan termasuk pengadilan negeri. Rahmat pun mengapresiasi Kesbangpol, KPU, dan Bawaslu serta KNPI yang membersamai GNPK dalam mengawasi pelaksanaan pilkada yang rawan politik uang.

Dirinya pun tidak menampik bahwa GNPK boleh menerima bantuan dari pemerintah karena organisasi itu berkembang dan hidup. Dalam pemantauan Rahmat, kucuran dana senilai Rp 82 miliar yang digunakan untuk kegiatan ratusan organisasi di Jawa Tengah posisinya aman, meskipun ada beberapa yang tidak sesuai.

Di sisi lain, Ahmadi dari Kesbangpol menyampaikan pentingnya peran GNPK untuk memberantas korupsi meski sudah ada beberapa organisasi seperti saber pungli. “Dengan adanya eksistensi GNPK diharapkan bisa mengawasi khususnya lembaga pemerintahan, termasuk edukasi untuk meminimalisir terjadinya korupsi yang biasanya tidak dilakukan oleh satu orang,” katanya.

Peserta Rakorda berfoto bersama

Ia pun berharap di Jawa Tengah pelaksanaan pilkada adem ayem meski tradisi money politic pasti ada, tapi diharapkan tidak sampai ke ranah hukum. Sehingga program pemerintah dapat berjalan sesuai rencana.

Adapun Ketua KPU Jarot Sarwosambodo pada kesempatan tersebut menyampaikan tentang tahapan pilkada. “Saat ini kami baru akan menyelesaikan tahapan Penetapan yang akan dilakukan melalui pleno tertutup pada Minggu (22/9). Selanjutnya penetapan nomor urut calon bupati/wakil pada Senin (23/9). Setelah itu kampanye mulai tanggal 25 September sampai 23 November.

Ramadan Berbagi, Morazen Yogyakarta Salurkan 90 Buku dan Revitalisasi Sudut Baca di SDN Temon

“Saat kampanye, kedua calon bertemu dengan pemilihnya. Ini masa krusial yg dapat memunculkan polemik termasuk politik uang yang diduga banyak dilakukan. Monggo ini nanti ranahnya Bawaslu,” ujar Jarot.

Ia pun menegaskan bahwa KPU juga diawasi oleh Bawaslu dan juga organisasi masyarakat seperti GNPK. Ini akan membuktikan bahwa KPU tidak hanya sukses dalam menghantarkan proses pemilihan bupati dan wakilnya, akan tetapi juga dalam hal penggunaaan anggaran yang akuntabel.

Menanggapi hal tersebut Ketua Bawaslu Purnomosidi mengungkapkan bahwa korupsi di dalam pelaksanaan pilkada berbentuk politik uang. Menurutnya GNPK memiliki peran sebagai bagian dari partisipasi masyarakat. “Bawaslu tidak bisa berjalan sendiri tanpa intelejen masyarakat. Makanya Bawaslu memakai simbol burung hantu yang bekerja di ruang gelap,” ujarnya.

Ia menegaskan, sesuai undang-undang, mereka yang memberi dan menerima dalam bentuk baik uang maupun materi, sama-sama kena sanksi pidana. Purnomosidi berpesan agar semua pihak dapat menjaga kondusifitas, terlebih ini merupakan pilkada serentak pertama yang dilakukan di Indonesia.

Sedangkan Ketua KNPI Musofak menyatakan dukungannya terhadap upaya GNPK dalam memberantas korupsi. “Saya ingat pesan guru saya, kalau kita ingin hidup kita enak maka yang kita makan itulah yang menjadi baik atau tidaknya. Dalam hal ini, kalau kita ingin hidup tenang maka jangan melakukan korupsi,” ujarnya.

Tingkatkan Kenyamanan Pemudik, KAI Daop 5 Purwokerto Upgrade Rangkaian Kereta Keberangkatan Kutoarjo

Selanjutnya forum dilanjutkan dengan silaturahmi antar pengurus masing-masing daerah sambi membahas kegiatan selanjutnya. (Dia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD Hari Jadi 2026
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...