BERITA
Home / BERITA / Warga Miskin dan Stunting di Purworejo Lampaui Angka Nasional, Pimpinan Baznas RI Dorong Maksimalkan Zakat

Warga Miskin dan Stunting di Purworejo Lampaui Angka Nasional, Pimpinan Baznas RI Dorong Maksimalkan Zakat

PURWOREJO, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menyampaikan data, warga miskin di Kabupaten Purworejo sebanyak 82.064 orang. Angka tersebut sejumlah 11,5% total masyarakat Purworejo, atau lebih tinggi dari rata-rata nasional yakni 7%. Angka stunting di Purworejo pun masih tinggi, yakni 21% dari rata-rata nasional 14%.

Hal tersebut disampaikan oleh Saidah saat menghadiri acara Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kabupaten Purworejo di Pendopo, Kamis (28/12). Acara tersebut dihadiri Bupati Yuli Hastuti, Sekretaris Baznas Provinsi Jawa Tengah Achyani, Kabag Kesra Faturtahman, Ketua Baznas Purworejo Ahmad Hamid, serta diikuti oleh ASN pembayar zakat (muzakki).

Lebih lanjut Saidah menjelaskan, tantangan tersebut perlu untuk segera diselesaikan supaya tidak ada lose generation yang dapat berakibat pada hilangnya generasi emas di Purworejo. “Hal tersebut bukan ancaman tapi tantangan para muzaki dan amil serta seluruh warga Purworejo. Apakah potensi zakat yang dikelola bisa jadi way out mengatasi masalah tersebut atau tidak,” ungkapnya.

Selain itu, dana zakat yang dikumpulkan melalui Baznas, lanjut Saidah, juga digunakan untuk membiayai sekolah dan kuliah anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu namun punya potensi.

Saidah Sakwan saat menyampaikan paparan di acara rakor

Saat menyampaikan evaluasi UPZ, Sekretaris Baznas Provinsi Jateng, Achyani mengungkapkan, potensi zakat dari para ASN sangat besar, terutama di Purworejo. Achyani menguraikan, jumlah ASN di Purworejo mencapai sekitar 10.500 orang. Adapun jumlah ASN di Jawa Tengah seluruhnya sekitar 41.000 orang.

Meski demikian, Achyani mengakui bahwa sosialisasi zakat di lingkungan ASN masih minim. “Itupun seringnya hanya disampaikan saat Ramadhan, hanya zakat Idul Fitri,” ungkapnya. Senada dengan Saidah, Achyani pun mendukung para muzakki agar lebih peduli karena zakat pada hakikatnya adalah menyelamatkan manusia dan kemanusiaan yakni para pemberi zakat dan penerimanya (mustafik).

Adapun Ketua Baznas Kabupaten Purworejo Ahmad Hamid melaporkan bahwa dalam pengelolaan keuangan, pihaknya selalu diaudit oleh berbagai pihak yang berkompeten. “Semua dilakukan untuk mewujudkan Baznas Kabupaten Purworejo yang Aman Syar’i, Regulasi, dan NKRI,” katanya.

Ahmad menyebutkan, selama tahun 2023 Baznas Kabupaten Purworejo telah mengumpulkan dana ZIS sebesar Rp 6.696.846. 675, atau berhasil memenuhi target RKAT Tahun 2023 sebesar Rp 6.500.000.000.

“Baznas Kabupaten Purworejo telah mendistribusikan dana zakat sebesar Rp 3.046.455.195 dan infak sebesar Rp 1.730.215.084 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.521 mustahik,” tuturnya. Juga membantu korban bencana alam, bencana kekeringan, pasokan pembangunan RTLH 40 rumah, 157 masjid, 57 mushola, serta kegiatan PHBI, bantuan pondok pesantren, madin, dan TPQ, termasuk Pendampingan Mualaf produktif.

Rakor UPZ Baznas Kabupaten Purworejo

Adapun di tahun 2024 Baznas Kabupaten Purworejo mendapatkan target pengumpulan sebesar Rp. 8.500.000.000. Selain pengumpulan zakat, Baznas Purworejo pun memiliki Program Unggulan Pemberdayaan Mustahik yang diberikan oleh Baznas Pusat, yaitu Balai Ternak Unggas yang bertempat di Desa Ngadirejo Kecamatan Kaligesing.

Bupati Yuli Hastuti juga menyampaikan bahwa potensi zakat di Kabupaten Purworejo sebenarnya cukup besar, mengingat mayoritas warga Purworejo memeluk agama Islam. “Namun demikian, saat ini realisasi pengumpulan zakat masih belum maksimal, sehingga diperlukan penguatan kelembagaan pengelola zakat sekaligus sosialisasi secara terus menerus agar masyarakat termotivasi untuk menunaikan kewajiban berzakat,” jelasnya.

Belum optimalnya pengumpulan zakat, menurut bupati, kemungkinan disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Disamping kesadaran membayar zakat yang memang masih kurang, juga dipengaruhi faktor transparansi pengelolaan zakat, yang membuat keraguan para calon muzzaki (pembayar zakat).

“Di sisi lain, masih banyak yang belum tahu manfaat dari zakat ini yang sebenarnya tidak hanya berdampak terhadap penerima zakat, tetapi juga terhadap pemberi. Saya mengajak seluruh pihak yang terlibat, baik dari pemerintah, lembaga zakat, maupun masyarakat umum untuk bersama-sama berkolaborasi dan berkoordinasi dengan baik,” tandas bupati.

Dalam rakor tersebut juga diberikan bantuan untuk Palestina, piagam penghargaan kepada Kemenag sebagai unit pengumpul zakat terbanyak, bantuan modal dagang kepada pedagang sembako dan nasi, bantuan anak stunting, serta jambanisasi. (Dia)

Related Posts

Latest Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD Hari Jadi 2026
previous arrow
next arrow

SEKILAS PURWOREJO

Laka Lantas di Jalan Tentara Pelajar Purworejo, Kopada Berpenumpang Pelajar Terguling Usai Tabrak Motor

PURWOREJO, Purworejonews.com. Sebuah angkutan umum Kopada yang membawa sejumlah pelajar saat pulang sekolah, terbalik setelah menabrak sebuah sepeda motor yang ...

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Panitia Akhirnya Rebranding dan Sayembarakan Logo Hari Jadi ke-194 Purworejo

PURWOREJO, Beberapa saat setelah dilaunching pada Jum'at (31/1/2025) siang, logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo mendapat kritikan dan masukan dari ...

Dihuni 86 KK, Populasi Kambing di Desa Gunung Wangi Purworejo Lebih Banyak dari Jumlah Warganya

KALIGESING, Desa Gunung Wangi di Kecamatan Kaligesing, menjadi salah satu pilihan dalam uji paket wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, ...

Sayur Blibar Khas Desa Pucungroto Purworejo, Tunggu 3 Hari Baru Bisa Dinikmati

KALIGESING, Sayur Blibar merupakan masakan tradisional khas Desa Pucungroto Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Sayuran yang bahan bakunya berasal dari biji buah ...

Ditarik dari Pantai Jatimalang, Ribuan Warga Saksikan Proses Penguburan Hiu Tutul Seberat 4,2 Ton

PURWODADI, Ribuan warga yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah di sekitar area hiu tutul (Rhincodon Typus) yang terdampar dan ...

Paguyuban Pedagang Pasar Baledono Undang Gus Miftah, Ribuan Warga Tumpah di Jalan A Yani Purworejo

PURWOREJO, Pengajian dai kondang Gus Miftah yang digelar di depan Pasar Baledono, Purworejo, pada Selasa (8/8) malam dihadiri ribuan warga ...

Gaji Rp 11 Juta Sebulan, Jabatan Direktur PDAU Kurang Diminati Masyarakat

PURWOREJO, Kursi Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Purworejo yang kosong sejak pejabat lama terjerat kasus pidana, tampaknya kurang diminati oleh ...

NASIONAL

Mengenal Desa Rejoagung, Potensi Meningkat Usai Program Penataan Akses Reforma Agraria*

JOMBANG, Di Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Tiimur, air bukan hanya berkah, melainkan juga pintu pembuka rezeki baru bagi warganya ...

Wisuda 624 Taruna/i STPN, Menteri ATR/BPN Sampaikan Hal Ini

SLEMAN, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ...

Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri 3 Pedoman

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Bimbingan Teknis (bintek) untuk menyamakan persepsi 88 Satuan Kerja (Satker) ...

Temu Karya Teladan, Seorang Warga Desa Donorejo Purworejo Terima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional

JAKARTA, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menggelar acara Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jakarta ...

Meriahkan HUT ke-80 RI, Kementerian ATR/BPN Bakal Turut Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

JAKARTA, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut meramaikan Karnaval Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ...

MoU dengan 44 Kampus, Wagub Jateng Minta Mahasiswa KKN Dampingi Perangkat Desa Validasi Data RTLH

SEMARANG, Keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik diharapkan dapat mendampingi masyarakat dan perangkat desa dalam mewujudkan data ...

Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas

JAKARTA, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National ...

Unissula Bersholawat, Taj Yasin Ajak Masyarakat Seimbangkan Perawatan Ruh dan Jasad

SEMARANG, Lantunan shalawat bergema di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang dalam acara Unissula Bersalawat pada Senin (4/8/2025) malam. Momen tersebut ...

Jadi Layanan Paling Banyak Diakses Masyarakat, Ini Penjelasan Soal HT dan Roya Elektronik bagi Debitur Perorangan

JAKARTA, Hak Tanggungan (HT) adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah beserta objek lain yang melekat di atasnya, ...

Sampaikan 10 Capaian di Depan DPRD, Wagub Jateng: Tidak Ada Superman, Adanya Superteam

SEMARANG, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah sebagai superteam. Hal itu ...

SOSOK

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...
/ OPINI, SOSOK

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...
/ OPINI, SOSOK

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...
/ OPINI, SOSOK

Kepengurusan PWRI Puworejo Ajak Anggota Tamasya dan Dirikan Koperasi

PURWOREJO, Soekoso DM kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo Masa Bhakti 2024-2029. Bupati Yuli Hastuti ...
/ SOSOK

Pilkades Sangubanyu, Utet Barli Manuhana Bertekad Kembalikan Kejayaan Desa

GRABAG, Desa Sangubanyu Kecamatan Grabag merupakan salah satu wilayah yang paling banyak jumlah calon kepala desa (calkades) pada ajang Pilkades ...
/ SOSOK

12 Hari Ikut Jambore Dunia, Zayana Fathania Ceritakan Pengalamannya

PURWOREJO, Satu-satunya wakil Purworejo yang mengikuti Jambore Dunia di Korea Selatan yakni Zayana Fathania, siswa kelas 9F SMPN 2, telah ...
/ BERITA, SOSOK

WISATA

Ribuan Orang Saksikan Ritual Sedekah Laut di Pantai Genjik

GRABAG, Para nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, yang tergabung dalam Langgeng Raharjo, menggelar ritual sedekah laut di Pantai Genjik, ...

Bupati Ingin Art Center Jadi Ikon dan Magnet Wisata Perkotaan

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan gedung Art Center Purworejo yang terletak di kompleks pendopo kabupaten, Jumat (4/8). Peresmian ditandai ...

BSD di Kaligesing, Bupati Tinjau Makam Syekh Maulana Maghribi

KALIGESING, Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melaksanakan kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) di Kecamatan Kaligesing, Senin (24/7). Secara berurutan rombongan ...

OPINI

Drama Malam Itu Menegaskan Bahwa Indonesia Ada Dalam Peta

Oleh: Azis Subekti *) Malam di Indonesia Arena tidak hadir sebagai kebetulan. Ia seperti halaman yang lama ditahan untuk dibuka—pelan, ...

Prabowo Dibentuk Proses, Bukan Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Tidak semua manusia tumbuh dalam ketenangan yang sama. Sebagian dibesarkan oleh satu tempat yang menetap, sebagian ...

Akal Budi sebagai Fondasi Bangsa: dari Pelajaran Jepang ke Ikhtiar Indonesia

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ketika Hiroshima runtuh menjadi hamparan puing akibat ledakan bom atom, dunia seakan ...

Menjaga Air, Menjaga Nurani: Catatan dari Danau Menjer

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Dapil Jawa Tengah VI Ada lanskap yang tak pernah meminta apa-apa selain ...